Sabtu, 24 Oktober 2026
01:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Peter Pilz

Peter Pilz

Bagikan:
250px-Peter_Pilz.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peter Pilz

Peter Pilz (lahir 22 Januari 1954) adalah mantan politikus Austria yang pernah menjadi anggota Partai Hijau Austria dari tahun 1986 hingga 2017. Ia lahir di Kapfenberg, Steiermark, dan pernah menjadi anggota Dewan Nasional Austria (Nationalrat) dari tahun 1986 hingga 1991 dan semenjak tahun 1999. Ia juga pernah menjadi juru bicara federal Partai Hijau dari tahun 1992 hingga 1994.

Pada 25 Juli 2017, ia mengumumkan bahwa ia akan membentuk partainya sendiri untuk bertanding dalam pemilihan umum legislatif Austria 2017 karena ia merasa kecewa dengan kepemimpinan Partai Hijau dan ketidaksetujuannya dengan pandangan Partai Hijau mengenai pengungsi. Selain itu, ia juga tidak dipilih lagi oleh Partai Hijau untuk bertanding dalam pemilu. Maka dari itu, ia mendirikan Liste Peter Pilz. Partai ini berhasil melewati ambang batas suara sebesar 4% dan masuk ke parlemen. Akibat pendirian partai ini, Partai Hijau hanya memperoleh 3,9% suara dan gagal masuk parlemen; sebagai perbandingan, partai tersebut mendapat 12% suara pada tahun 2013. Namun, menjelang dimulainya sesi parlemen Austria yang baru, muncul tuduhan pelecehan seksual, sehingga pada tanggal 4 November ia mengumumkan bahwa ia tidak akan menerima mandatnya di Dewan Nasional.[1] Ia juga mundur dari semua jabatan politiknya.[2]

Referensi

  1. ↑ Cathy Buyck (November 4, 2017), Austrian party leader resigns over harassment accusations Politico Europe.
  2. ↑ "Austrian politician resigns amid sexual harassment claims". Associated Press. 4 November 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Peter Pilz.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan