Selasa, 27 Oktober 2026
00:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Pertempuran Woosung

Pertempuran Woosung

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Pertempuran Woosung
Bagian dari Perang Candu Pertama
330px-Battle_of_Woosung.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar ilustrasi Pertempuran Woosung
Tanggal16 Juni 1842
Lokasi31°22′30″N 121°30′0″E / 31.37500°N 121.50000°E / 31.37500; 121.50000
Hasil Britania Raya menang
Pihak yang terlibat

 Britania Raya

Dinasti Qing
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Hugh Gough
Sir William Parker
Laksamana Chen Huacheng (gugur dalam tugas)[1]
Kekuatan
14 kapal[2] 19 kapal[3]
4.000–5.000 tentara[1]
Korban jiwa dan kerugian
2 tewas[2]
25 luka-luka[2]
Ratusan tewas dan luka-luka[4]
250 meriam disita[5]

Pertempuran Woosung terjadi antara pasukan Britania Raya dengan Tiongkok di pintu masuk Sungai Woosung (sekarang Sungai Huangpu), Provinsi Jiangsu, Tiongkok, pada 16 Juni 1842 selama Perang Candu Pertama. Keberhasilan Britania Raya menguasai Woosung (sekarang dinamakan Subdistrik Wusong) dan Distrik Baoshan, membuka jalan untuk masuk ke kota Shanghai, yang akhirnya berhasil dikuasai pada 19 Juni 1942, walaupun pada awalnya mendapat sedikit perlawanan.[6]

Galeri

  • Peta Sungai Woosung yang memperlihatkan baterai artileri Tiongkok
    Peta Sungai Woosung yang memperlihatkan baterai artileri Tiongkok
  • Sketsa Pertempuran Woosung
    Sketsa Pertempuran Woosung
  • Makam pahlawan nasional Tiongkok Laksamana Chen Huacheng, yang gugur dalam Pertempuran Woosung
    Makam pahlawan nasional Tiongkok Laksamana Chen Huacheng, yang gugur dalam Pertempuran Woosung

Catatan

  1. 1 2 Bulletins of State Intelligence 1842, p. 759
  2. 1 2 3 Bulletins of State Intelligence 1842, p. 816
  3. ↑ Hall & Bernard 1846, p. 326
  4. ↑ Hall & Bernard 1846, p. 329
  5. ↑ Hall & Bernard 1846, p. 330
  6. ↑ Rait 1903, pp. 267–268

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik perang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan