Selasa, 03 November 2026
19:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Pertempuran Pidna

Pertempuran Pidna

Bagikan:
Pertempuran Pydna
Bagian dari the Perang Makedonia Ketiga
250px-Pydnantaistelu.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi pertempuran Pydna
Tanggal22 Juni 168 SM
Lokasi
Dekat Pydna
Hasil Kemenangan Romawi
Pihak yang terlibat
Kingdom of Macedon Macedon 20px-Vexilloid_of_the_Roman_Empire.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Republik Romawi
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Kingdom of MacedonPerseus dari Makedonia (POW) 20px-Vexilloid_of_the_Roman_Empire.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailLucius Aemilius Paullus
20px-Vexilloid_of_the_Roman_Empire.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnailPublius Cornelius Scipio Nasica Corculum
Kekuatan
44,000 38,000
Korban jiwa dan kerugian
25,000 terbunuh dan terluka 1,000+ meninggal; banyak yang terluka

Pertempuran Pydna adalah pertempuran yang terjadi pada 168 SM antara Romawi melawan Dinasti Anitgonid Makedonia. Hasilnya adalah semakin kuatnya pengaruh Romawi di Yunani dan dunia Hellenis serta berakhirnya garis keturunan raja-raja Antogonid, yang dulunya berasal dari Aleksander yang Agung.

Paul K. Davis menulis, "Pydna menandai kehancuran terakhir kekaisaran Aleksander dan pengenalan kekuasaan Romawi di Timur Dekat."[1]

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Battle of Pydna.

Catatan kaki

  1. ↑ Paul K. Davis, 100 Decisive Battles from Ancient Times to the Present: The World’s Major Battles and How They Shaped History (Oxford: Oxford University Press, 1999), 51.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan