Senin, 26 Oktober 2026
21:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Pertempuran Mukden

Pertempuran Mukden

Bagikan:
Pertempuran Mukden
Bagian dari Perang Rusia-Jepang
330px-Russian_Field_Gun_during_the_Battle_of_Mukden.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Senapan Rusia sedang ditembakkan selama Pertempuran Mukden
Tanggal20 Februari – 10 Maret 1905
(2 minggu dan 4 hari)
Lokasi
Selatan Mukden (kini Shenyang), Manchuria
Hasil Kemenangan Jepang
Perubahan
wilayah
Jepang menduduki seluruh wilayah selatan Manchuria
Pasukan Rusia mundur ke Manchuria Utara
Pihak yang terlibat
Jepang Kekaisaran Jepang Rusia Kekaisaran Rusia
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Ōyama Iwao Aleksey Kuropatkin
Kekuatan
262.900 infantri
7.350 kavaleri
992 senapan
200 senapan mesin[1]
340.000 pasukan[2]
1.219 senapan
88 senapan mesin[1]
Korban jiwa dan kerugian

75.504:

  • 15.892 tewas
  • 59.612 terluka[3][4]

88.352:

  • 8.705 tewas
  • 51.438 terluka
  • 28.209 hilang saat pertempuran, dan 22.000 dari antaranya ditawan[5]

Pertempuran Mukden (奉天会戦, Hōten kaisen) adalah pertempuran besar terakhir dan yang paling menentukan selama Perang Rusia-Jepang.[6] Pertempuran ini juga merupakan salah satu pertempuran darat terbesar yang pernah terjadi sebelum Perang Dunia I. Pertempuran ini berlangsung dari tanggal 20 Februari hingga 10 Maret 1905 antara Jepang melawan Rusia di dekat kota Mukden di Manchuria. Pasukan Rusia yang berjumlah lebih dari 340.000 orang di bawah kepemimpinan Jenderal Alexei Nikolajevich Kuropatkin bertempur melawan serangan pasukan Jepang yang berjumlah lebih dari 270.000 orang di bawah komando Marsekal Ōyama Iwao.

Pertempuran ini berhasil dimenangkan oleh Jepang, sehingga pasukan Rusia harus mundur ke Manchuria Utara. Namun, akibat jalur persediaannya yang terlalu panjang, pasukan Jepang gagal menghancurkan pasukan Rusia di Manchuria. Meskipun begitu, pertempuran ini telah menghancurkan moral pasukan Rusia, dan jalur kereta api yang belum selesai kini dikuasai oleh Jepang. Kemenangan ini mengguncang negara-negara imperialis di Eropa, karena Jepang terbukti dapat mengalahkan Rusia walaupun Rusia memiliki lebih banyak pasukan dan sumber daya. Perang Rusia-Jepang sendiri pada akhirnya diakhiri oleh pertempuran di perairan Tsushima yang berhasil dimenangkan oleh Jepang.

Catatan kaki

  1. 1 2 Clodfelter 2017, hlm. 359.
  2. ↑ Menning, hlm.187
  3. ↑ Menning hlm.194
  4. ↑ Martin hlm.207
  5. ↑ Russian Main Military Medical Directorate (Glavnoe Voenno-Sanitarnoe Upravlenie) statistical report. 1914.
  6. ↑ Palmer, Colton & Kramer 2007, hlm. 673

Daftar pustaka

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Battle of Mukden.

41°47′N 123°26′E / 41.783°N 123.433°E / 41.783; 123.433

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan