Selasa, 27 Oktober 2026
15:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Pertempuran Magenta

Pertempuran Magenta

Bagikan:
Pertempuran Magenta
Bagian dari Perang Kemerdekaan Italia Kedua
330px-The_Italian_camp_after_the_Battle_of_Magenta_%281862%29%2C_by_Giovanni_Fattori.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi perang Austria-Sardinia 1859
Tanggal4 Juni 1859 [1]
Lokasi
Hasil Kemenangan Prancis-Sardinia
Pihak yang terlibat
Prancis Kekaisaran Prancis Kedua
20px-Flag_of_Italy_%281861-1946%29_crowned.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kerajaan Sardinia
20px-Flag_of_the_Habsburg_Monarchy.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kekaisaran Austria
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Napoleon III
Mac-Mahon
Ferencz Gyulaj
Kekuatan
59.100
91 senapan
125.000 [2]
Korban jiwa dan kerugian
657 tewas
3.858 terluka
1.368 tewas
4.538 terluka
4.500 ditangkap

Pertempuran Magenta adalah pertempuran yang terjadi pada tanggal 4 Juni 1859 selama Perang Kemerdekaan Italia Kedua antara Prancis-Sardinia melawan Kekaisaran Austria. Perang ini dimenangkan oleh Prancis-Sardinia.

Perang ini terjadi di Magenta di Italia utara.

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ Intimate Memoirs of Napoleon III: Personal Reminiscences of the Man and the Emperor - Page 148 by Ambès - 1912
  2. ↑ The Library of Historic Characters and Famous Events of All Nations and All Ages - Page 77 by Ainsworth Rand Spofford
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan