Selasa, 03 November 2026
20:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Pertempuran Long Island

Pertempuran Long Island

pertempuran besar pertama dalam Perang Revolusi Amerika yang terjadi setelah Deklarasi Kemerdekaan pada tahun 1776

Bagikan:
Pertempuran Long Island
Bagian dari Perang Revolusi Amerika
330px-BattleofLongisland.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Resimen Delaware pada Pertempuran Long Island.
Tanggal27 Agustus 1776
Lokasi40°39′54″N 73°58′52″W / 40.665°N 73.981°W / 40.665; -73.981
Hasil Kemenangan telak Britania Raya
Pihak yang terlibat
Amerika Serikat Amerika Serikat Britania Raya Britania Raya
Hessen Hesse-Kassel
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Amerika Serikat George Washington
Amerika Serikat Israel Putnam
Amerika Serikat William Alexander
Britania Raya William Howe,
Britania Raya Charles Cornwallis,
Britania Raya Henry Clinton
Kekuatan
10.000[1] 20.000[2]
Korban jiwa dan kerugian
300 tewas
terluka tidak diketahui
1.000 ditangkap[3]
64 tewas
293 terluka
31 hilang[4]

Pertempuran Long Island, juga dikenal sebagai Pertempuran Brooklyn atau Pertempuran Brooklyn Heights, yang terjadi pada 27 Agustus 1776 adalah pertempuran besar pertama dalam Perang Revolusi Amerika setelah Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat, pertempuran terbesar dari seluruh konflik, dan pertempuran pertama yang melibatkan angkatan darat Amerika Serikat yang telah mendeklarasikan sebuah bangsa satu bulan sebelumnya.

Setelah mengalahkan Britania Raya dalam Pengepungan Boston tanggal 17 Maret 1776, Jenderal George Washington, Komandan Bertugas, memerintahkan Pasukan Kontinental untuk mempertahankan New York City yang ditempatkan di ujung selatan Pulau Manhattan. Di sana ia mendirikan pertahanan dan menunggu pasukan Britania Raya menyerang. Bulan Juli, pasukan Britania Raya di bawah komando Jenderal William Howe mendarat beberapa mil di seberang pelabuhan New York di Staten Island, tempat mereka secara perlahan dibantu kapal-kapal di Lower New York Bay selama satu setengah bulan selanjutnya dan jumlah pasukan mereka menjadi 32.000 orang. Dengan armada Britania Raya yang mengontrol pintu masuk New York Harbor, Washington tahu kesulitan mempertahankan kota. Percaya bahwa Manhattan akan menjadi target pertama, ia memindahkan basis pasukannya ke sana.

Tanggal 22 Agustus, pasukan Britania Raya mendarat di Long Island, di seberang The Narrows dari Staten Island, dan seberang East River dari Manhattan. Setelah lima hari menunggu, Britania Raya menyerang pertahanan Amerika Serikat di Guana (Gowanus) Heights. Tanpa sepengetahuan Amerika Serikat, Howe membawa pasukan utamanya ke belakang basis Amerika Serikat dan menyerang mereka setelah itu. Pasukan Amerika panik, meskipun pertahanan oleh 250 tentara Maryland mencegah sebagian besar pasukan ditangkap. Sisa pasukan mundur ke pertahanan utama di Brooklyn Heights. Britania Raya menggali tanah untuk pengepungan, tetapi pada malam 29-30 Agustus, Washington mengevakuasi seluruh pasukan ke Manhattan tanpa hilangnya material atau nyawa tentara. Washington dan seluruh Pasukan Kontinental keluar dari New York setelah beberapa kekalahan selanjutnya dan dipaksa mundur melintasi New Jersey dan Pennsylvania.

Catatan kaki

  1. ↑ Lengel 2005, hlm. 140 harvnb error: tanpa target: CITEREFLengel2005 (bantuan)-Jumlah menunjukkan jumlah pasukan di Long Island. Hanya 3.000 tentara di Guana Heights, tempat serangan Britania Raya.
  2. ↑ Lengel 2005, hlm. 139 harvnb error: tanpa target: CITEREFLengel2005 (bantuan)
  3. ↑ McCullough 2006, hlm. 180 harvnb error: tanpa target: CITEREFMcCullough2006 (bantuan)
  4. ↑ McCullough 2006, hlm. 179 harvnb error: tanpa target: CITEREFMcCullough2006 (bantuan)

Pranala luar



Ikon rintisan

Artikel bertopik perang ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan