| Pertempuran Ligny | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bagian dari Kampanye Waterloo | |||||||
| |||||||
| Pihak yang terlibat | |||||||
|
|
| ||||||
| Pemimpin atau tokoh terkemuka | |||||||
|
Napoleon Bonaparte |
Gebhard von Blücher | ||||||
| Kekuatan | |||||||
| 60.800 | 82.700 | ||||||
| Korban jiwa dan kerugian | |||||||
| 11.500 tewas atau terluka | 14.000 tewas atau terluka | ||||||
Pertempuran Ligny (16 Juni 1815) adalah kemenangan terakhir Napoleon, tetapi tentara Prusia selamat dan akan memainkan peran penting dua hari kemudian dalam Pertempuran Waterloo. Dalam pertempuran ini, tentara Armée du Nord Prancis di bawah Napoleon Bonaparte menaklukan tentara Prusia di bawah Marsekal Blücher, didekat Ligny, Belgia.
Pranala luar
| Nasional | |
|---|---|
| Lain-lain | |
Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |