Selasa, 20 Oktober 2026
14:56 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Pertempuran Galisia

Pertempuran Galisia

Bagikan:
Pertempuran Galisia
Bagian dari Front Timur Perang Dunia I
330px-EasternFront1914a.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Front Timur, September 1914.
Tanggal23 Agustus – 11 September 1914
Lokasi
Hasil Kemenangan Rusia
Pihak yang terlibat
 Kekaisaran Rusia  Austria-Hungaria
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Kekaisaran Rusia Nikolai Ivanov
Kekaisaran Rusia Baron Salza
Kekaisaran Rusia Alexei Evert
Kekaisaran Rusia Pavel Plehve
Kekaisaran Rusia Nikolai Ruzsky
Kekaisaran Rusia Aleksei Brusilov
Austria-Hungaria Adipati Agung Friedrich
Austria-Hungaria Conrad von Hötzendorf
Austria-Hungaria Viktor Dankl
Austria-Hungaria Moritz von Auffenberg
Austria-Hungaria Rudolf Brudermann
Austria-Hungaria Eduard von Böhm
Austria-Hungaria Herrmann von Kövess
Kekuatan
1.200.000 950.000
Korban jiwa dan kerugian
250.000[1] 400.000[1]

Pertempuran Galisia, juga dikenal dengan sebutan Pertempuran Lemberg, adalah pertempuran besar yang berlangsung antara Kekaisaran Rusia melawan Austria-Hungaria pada awal Perang Dunia I pada tahun 1914. Dalam pertempuran ini, pasukan Austria-Hungaria dikalahkan dan terusir dari Galisia, sementara Rusia merebut Lemberg dan menguasai Galisia Timur selama kurang lebih sembilan bulan.

Latar belakang

Saat perang dimulai, panglima tertinggi Austria-Hungaria Franz Conrad von Hötzendorf berencana melancarkan serangan ke Polandia Rusia dengan angkatan bersenjata utaranya (angkatan bersenjata pertama dan keempat). Karena pada akhirnya jumlah pasukan Rusia akan melebihi jumlah pasukan Blok Sentral di timur (terutama pasukan Austria-Hungaria yang merupakan target utama Rusia), Conrad merasa bahwa pilihan terbaik adalah untuk melancarkan serangan terlebih dahulu ke Polandia selatan yang merupakan pusat mobilisasi pasukan Rusia.[2]

Conrad sadar bahwa Kekaisaran Jerman akan memusatkan perhatian pada front barat karena ingin mengalahkan Prancis dalam waktu sepuluh minggu. Hanya Angkatan Bersenjata Kedelapan yang ditugaskan di timur untuk mempertahankan Prusia Timur. Persekutuan Rusia dengan Prancis mengharuskan Rusia menyerang Jerman, sehingga banyak pasukan Rusia yang dikirim ke Prusia Timur. Angkatan Bersenjata Pertama dan Keempat Austria-Hungaria akan maju ke Polandia tanpa bantuan langsung dari Jerman. Pada 23 Agustus 1914, Angkatan Bersenjata Pertama, Ketiga dan Keempat Conrad dipusatkan di Galisia di front sepanjang 280 km (170 mi).

Pada 2 Agustus, Adipati Agung Nicholas Nikolaevich diangkat sebagai panglima tertinggi. Ia memiliki reputasi yang baik dalam melatih pasukan, tetapi belum pernah memimpin pasukan. Angkatan Bersenjata Ketiga, Keempat, Kelima dan Kedelapan Rusia dikirim ke Galisia. Rencana Rusia adalah untuk mengantisipasi serangan Austria-Hungaria dari Lemberg.

Referensi

49°51′00″N 24°01′00″E / 49.8500°N 24.0167°E / 49.8500; 24.0167


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan