Selasa, 03 November 2026
20:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Pertempuran Gela

Bagikan:
Pertempuran Gela (405 SM)
Bagian dari Perang Sisilia
Tanggalmusim panas, 405 SM
Lokasi
Perubahan
wilayah
Kota Dorian Yunani Gela direbut
Pihak yang terlibat
Gela
Syracuse
Kartago
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Dionysius I dari Syracuse Himilco Hanno
Kekuatan
estimated 30,000 - 40,000[1] diperkirakan 30,000 - 40,000
Korban jiwa dan kerugian
13,000 5,400

Pertempuran Gela terjadi di musim panas pada tahun 405 SM di Sisilia. Tentara Kartago di bawah Himilco (anggota keluarga Magonid dan kerabat Hannibal Mago), yang telah menghabiskan musim dingin dan musim semi di kota Akragas, berbaris untuk menghadapi Yunani di Gela. Pemerintah Syracuse telah memecat Daphnaeus, jenderal tentara Yunani yang gagal di Akragas, dengan Dionisius, seorang perwira yang pernah menjadi pengikut Hermocrates. Dionisius bersekongkol dan memperoleh kekuasaan diktatorial penuh. Ketika pasukan Kartago memasuki kota Gela dan mengepung kota, Dionisius berjalan dari Syracuse untuk menghadapi ancaman tersebut. Ia berencana untuk menggunakan rencana tiga serangan kompleks terhadap pasukan Kartago, yang gagal karena kurangnya koordinasi. Dionysius memilih untuk mengevakuasi Gela, sebagai kekalahan yang disebabkan ketidakpuasan saat di Syracuse dan ia tidak ingin kehilangan kekuasaannya. Himilco meninggalkan Gela setelah Yunani melarikan diri ke Camarina.

Referensi

  1. ↑ Kern, Paul B., Ancient Greek Warfare, hal. 172

Daftar pustaka

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan