Kamis, 22 Oktober 2026
14:47 WIB
TERKINI
Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal
Pertempuran Chuenpee Kedua

Pertempuran Chuenpee Kedua

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Pertempuran Chuenpee Kedua
Bagian dari Perang Candu Pertama
330px-Storming_of_Chuenpee.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pasukan Inggris bergerak maju di Chuenpi
Tanggal7 Januari 1841
Lokasi
Humen, Guangdong, Tiongkok
22°45′41.45″N 113°39′30.58″E / 22.7615139°N 113.6584944°E / 22.7615139; 113.6584944
Hasil Britania Raya menang, Konvensi Chuenpi
Perubahan
wilayah
Charles Elliot mengumumkan penyerahan Pulau Hong Kong kepada Britania Raya1
Pihak yang terlibat

Britania Raya Britania Raya

Dinasti Qing
Pemimpin atau tokoh terkemuka
James Gordon Bremer Guan Tianpei
Kekuatan
3 kapal perang utama
3 fregat
2 paddle fregat
1 kapal korvet
2 kapal sloop
1 bom ketch

1.500
3 meriam 2
15 kapal jung

2.000
2 benteng
Korban jiwa dan kerugian
38 luka-luka 277 tewas
467 luka-luka
100 ditawan
11 kapal jung hancur
191 meriam disita
2 benteng dirampas
1 Penyerahan formal dan ratifikasi Perjanjian Nanking (1842).
2 Terlibat dalam pendaratan pasukan di Chuenpi saja.

Pertempuran Chuenpee Kedua (Chuenpee sering ditulis Chuenpi atau Chuanbi (穿鼻) dalam pinyin)[1] adalah pertempuran yang terjadi antara pasukan Inggris dan Tiongkok di Delta Sungai Mutiara, provinsi Guangdong, Tiongkok, pada tanggal 7 Januari 1841 selama Perang Candu Pertama. Inggris melancarkan serangan amfibi di selat Humen (Bogue) dan merebut benteng di pulau Chuenpi serta Taikoktow.

Selanjutnya terjadi negosiasi antara Kuasa Penuh Inggris Charles Elliot dan Komisaris Kekaisaran Tiongkok Qishan yang menghasilkan Konvensi Chuenpi pada 20 Januari. Sebagai salah satu syarat perjanjian, Elliot mengumumkan penyerahan Pulau Hong Kong kepada Britania Raya, setelah itu Inggris menjadi pemilik resmi pulau itu pada 26 Januari.

Referensi

Pranala luar

  1. ↑ Hoe & Roebuck 1999, p. xviii
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan