Minggu, 11 Oktober 2026
16:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Pertempuran Chuenpee

Pertempuran Chuenpee

Bagikan:
Pertempuran Chuenpee Pertama
Bagian dari Perang Candu Pertama
330px-Volage_%26_Hyacinth_in_Chuenpee.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kapal Volage dan Hyacinth terlibat dalam pertempuran dengan kapal perang jung Tiongkok.
Tanggal3 November 1839
Lokasi
Humen, Guangdong, Tiongkok
22°48′07″N 113°36′18″E / 22.802°N 113.605°E / 22.802; 113.605
Hasil Kebuntuan, kemenangan taktis Britania
Pihak yang terlibat

 Britania Raya

Dinasti Qing
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Charles Elliot
Sir Henry Smith
Lin Zexu
Guan Tianpei
Kekuatan
1 kapal fregat
1 kapal sloop
16 kapal jung[1]
13 fire rafts[1]
Korban jiwa dan kerugian
1 luka-luka
1 kapal fregat rusak ringan
1 kapal sloop rusak ringan
15 tewas
4 kapal jung tenggelam

Pertempuran Chuenpee Pertama (Chuenpee juga sering ditulis Chuenpi atau Chuenbi)[2] adalah pertempuran laut antara kapal-kapal Inggris dengan Tiongkok di pintu masuk selat Humen (dikenal sebagai Bogue atau Bocca Tigris bagi orang Eropa), provinsi Guangdong, pada 3 November 1839 selama Perang Candu Pertama. Pertempuran dimulai ketika kapal fregat Inggris HMS Hyacinth (1829) dan HMS Volage (1825) menembaki kapal-kapal Tiongkok yang mereka anggap memprovokasi permusuhan.

Referensi

  1. 1 2 Janin, Hunt (1999). The India-China Opium Trade in the Nineteenth Century. Jefferson, North Carolina: McFarland. p. 120. ISBN 0-7864-0715-8.
  2. ↑ Hoe, Susanna; Roebuck, Derek (1999). The Taking of Hong Kong: Charles and Clara Elliot in China Waters. Richmond, Surrey: Curzon Press. p. xviii. ISBN0-7007-1145-7. "Elliot wrote Chuenpee for what some have written Chuenpi and is called Chuanbi in pinyin".
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan