Minggu, 11 Oktober 2026
14:13 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober
Pertempuran Chuenpee

Pertempuran Chuenpee

Bagikan:
Pertempuran Chuenpee Pertama
Bagian dari Perang Candu Pertama
330px-Volage_%26_Hyacinth_in_Chuenpee.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kapal Volage dan Hyacinth terlibat dalam pertempuran dengan kapal perang jung Tiongkok.
Tanggal3 November 1839
Lokasi
Humen, Guangdong, Tiongkok
22°48′07″N 113°36′18″E / 22.802°N 113.605°E / 22.802; 113.605
Hasil Kebuntuan, kemenangan taktis Britania
Pihak yang terlibat

 Britania Raya

Dinasti Qing
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Charles Elliot
Sir Henry Smith
Lin Zexu
Guan Tianpei
Kekuatan
1 kapal fregat
1 kapal sloop
16 kapal jung[1]
13 fire rafts[1]
Korban jiwa dan kerugian
1 luka-luka
1 kapal fregat rusak ringan
1 kapal sloop rusak ringan
15 tewas
4 kapal jung tenggelam

Pertempuran Chuenpee Pertama (Chuenpee juga sering ditulis Chuenpi atau Chuenbi)[2] adalah pertempuran laut antara kapal-kapal Inggris dengan Tiongkok di pintu masuk selat Humen (dikenal sebagai Bogue atau Bocca Tigris bagi orang Eropa), provinsi Guangdong, pada 3 November 1839 selama Perang Candu Pertama. Pertempuran dimulai ketika kapal fregat Inggris HMS Hyacinth (1829) dan HMS Volage (1825) menembaki kapal-kapal Tiongkok yang mereka anggap memprovokasi permusuhan.

Referensi

  1. 1 2 Janin, Hunt (1999). The India-China Opium Trade in the Nineteenth Century. Jefferson, North Carolina: McFarland. p. 120. ISBN 0-7864-0715-8.
  2. ↑ Hoe, Susanna; Roebuck, Derek (1999). The Taking of Hong Kong: Charles and Clara Elliot in China Waters. Richmond, Surrey: Curzon Press. p. xviii. ISBN0-7007-1145-7. "Elliot wrote Chuenpee for what some have written Chuenpi and is called Chuanbi in pinyin".
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan