Senin, 02 November 2026
11:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Persamaan normal Hesse

Persamaan normal Hesse

Bagikan:
250px-Hesse_normalenform.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persamaan normal Hesse

Persamaan normal Hesse (dinamai dari matematikawan Otto Hesse) adalah persamaan yang digunakan dalam bidang geometri analitis. Persamaan ini mendeskripsikan garis di R 2 {\displaystyle \mathbb {R} ^{2}} {\displaystyle \mathbb {R} ^{2}} atau bidang di ruang Euklides R 3 {\displaystyle \mathbb {R} ^{3}} {\displaystyle \mathbb {R} ^{3}} atau bidang di dimensi yang lebih tinggi.[1] Persamaan ini biasanya digunakan untuk menghitung jarak.

Persamaan ini ditulis dengan notasi vektor sebagai berikut:

r → ⋅ n → 0 − d = 0. {\displaystyle {\vec {r}}\cdot {\vec {n}}_{0}-d=0.\,} {\displaystyle {\vec {r}}\cdot {\vec {n}}_{0}-d=0.\,}

Titik ⋅ {\displaystyle \cdot } {\displaystyle \cdot } merupakan produk skalar atau produk titik. Vektor n → 0 {\displaystyle {\vec {n}}_{0}} {\displaystyle {\vec {n}}_{0}} melambangkan vektor normal satuan E atau g, yang mengarah dari titik awal ke bidangnya. Jarak d ≥ 0 {\displaystyle d\geq 0} {\displaystyle d\geq 0} adalah jarak dari titik awal ke bidangnya.

Persamaan ini dipenuhi oleh semua titik P yang dideskripsikan oleh vektor lokasi r → {\displaystyle {\vec {r}}} {\displaystyle {\vec {r}}}, yang terletak di bidang E.

Derivasi/perhitungan dari bentuk normal

Dalam bentuk normal:

( r → − a → ) ⋅ n → = 0 {\displaystyle ({\vec {r}}-{\vec {a}})\cdot {\vec {n}}=0\,} {\displaystyle ({\vec {r}}-{\vec {a}})\cdot {\vec {n}}=0\,}

suatu bidang ditetapkan oleh vektor normal n → {\displaystyle {\vec {n}}} {\displaystyle {\vec {n}}} dan juga posisi sembarang vektor a → {\displaystyle {\vec {a}}} {\displaystyle {\vec {a}}} dan titik A ∈ E {\displaystyle A\in E} {\displaystyle A\in E}. Arah n → {\displaystyle {\vec {n}}} {\displaystyle {\vec {n}}} dipilih untuk memenuhi pertidaksamaan berikut:

a → ⋅ n → ≥ 0 {\displaystyle {\vec {a}}\cdot {\vec {n}}\geq 0\,} {\displaystyle {\vec {a}}\cdot {\vec {n}}\geq 0\,}

Dengan membagi vektor normal n → {\displaystyle {\vec {n}}} {\displaystyle {\vec {n}}} dengan | n → | {\displaystyle |{\vec {n}}|} {\displaystyle |{\vec {n}}|}, vektor satuan normal dapat diperoleh:

n → 0 = n → | n → | {\displaystyle {\vec {n}}_{0}={{\vec {n}} \over {|{\vec {n}}|}}\,} {\displaystyle {\vec {n}}_{0}={{\vec {n}} \over {|{\vec {n}}|}}\,}

dan persamaan di atas dapat ditulis ulang menjadi:

( r → − a → ) ⋅ n → 0 = 0. {\displaystyle ({\vec {r}}-{\vec {a}})\cdot {\vec {n}}_{0}=0.\,} {\displaystyle ({\vec {r}}-{\vec {a}})\cdot {\vec {n}}_{0}=0.\,}

Berdasarkan rumus berikut

d = a → ⋅ n → 0 ≥ 0 {\displaystyle d={\vec {a}}\cdot {\vec {n}}_{0}\geq 0\,} {\displaystyle d={\vec {a}}\cdot {\vec {n}}_{0}\geq 0\,}

bentuk normal Hesse dapat diperoleh

r → ⋅ n → 0 − d = 0. {\displaystyle {\vec {r}}\cdot {\vec {n}}_{0}-d=0.\,} {\displaystyle {\vec {r}}\cdot {\vec {n}}_{0}-d=0.\,}

Catatan kaki

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan