Sabtu, 03 Oktober 2026
15:32 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Pers mahasiswa

Pers mahasiswa

Bagikan:
Terjemahkan ke bahasa Indonesia
Student publication ini perlu diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Student publication ini ditulis atau diterjemahkan secara buruk dari Wikipedia bahasa selain Indonesia. Jika halaman ini ditujukan untuk komunitas bahasa En, halaman itu harus dikontribusikan ke Wikipedia bahasa tersebut. Lihat daftar bahasa Wikipedia. Artikel yang sama sekali tidak diterjemahkan dapat dihapus secara cepat sesuai kriteria A2.

Jika Anda ingin memeriksa artikel ini, Anda boleh menggunakan mesin penerjemah. Namun ingat, mohon tidak menyalin hasil terjemahan tersebut ke artikel, karena umumnya merupakan terjemahan berkualitas rendah.
250px-Hibiyanewspaper.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Surat kabar siswa Hibiya High School tahun 1966 yang diterbitkan oleh klub pers sekolah.

Pers Mahasiswa (disingkat persma) adalah entitas media yang dikelola oleh mahasiswa, umumnya beroperasi di dalam perguruan tinggi. Publikasi yang ditampilkan biasanya mencakup isu-isu di perguruan tinggi yang bersangkutan atau isu lokal, tetapi juga bisa meliput isu-isu nasional atau internasional. Seluruh proses mulai dari mencari berita/informasi, penulisan, tata letak, pracetak, dan distribusi dilakukan oleh mahasiswa. Produk pers mahasiswa dapat berbentuk majalah, tabloid, nawala, buletin, atau media daring.

Di Indonesia, pers mahasiswa umumnya berbentuk unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang diakui suatu perguruan tinggi. Ada beberapa terminologi untuk menyebut pers mahasiswa di suatu kampus; di antaranya badan penerbitan pers mahasiswa (BPPM), unit kegiatan pers mahasiswa (UKPM), lembaga penerbitan pers mahasiswa (LPPM) dan lembaga pers mahasiswa (LPM). Selain itu, organisasi pers juga dapat berbentuk unit ekstrakurikuler yang dapat diikuti para siswa di SMP atau SMA.

Pers mahasiswa dianggap sebagai organisasi pers yang "paling ideal" karena tidak berorientasi pada kepentingan ekonomi melainkan pada idealisme mahasiswa.[1]

Struktur

Dalam menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai lembaga pers mahasiswa, dibentuklah formasi struktural seperti pelindung, penasihat, pembimbing, koordinator, pimpinan umum, pemimpin redaksi, sekretaris, bendahara, redaktur pelaksana, redaktur, fotografer, editor bahasa, editor visual, layouter, ilustrator, litbang, admin, hingga pemasaran.

Sifatnya sebagai UKM membuat pers mahasiswa bersifat otonom sehingga tidak terikat dan dipengaruhi oleh kekuasaan organisasi kampus. Segala kegiatan organisasi diatur di dalam AD/ART, dipertanggungjawabkan dan diawasi langsung oleh pembimbing serta penasihat yang biasanya berasal dari pihak rektorat.

Sebagian besar sumber dananya berasal dari institusi perguruan tinggi yang bersangkutan, meski sebagiannya lagi berasal dari hasil penjualan dan iklan. Oleh karenanya, perguruan tinggi, seperti di Amerika Serikat, dapat memiliki cara-cara khusus agar dapat memengaruhi publikasi pers mahasiswa lewat pendanaan.[2] Di era digital, perlindungan terhadap pers mahasiswa juga mulai diperkuat melalui kerja sama komunitas pers dengan organisasi internasional seperti UNESCO guna menghadapi tantangan hukum dan keamanan digital.[3]

Organisasi

Pers mahasiswa memiliki perhimpunan bernama Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI).[4] Wadah ini juga ada di beberapa kota dalam bentuk PPMI Kota dan PPMI Dewan Kota. Setiap PPMI Kota atau PPMI Dewan Kota dipimpin oleh Sekretaris Jenderal. PPMI Kota atau PPMI Dewan Kota memiliki anggota lembaga pers mahasiswa yang berada dalam satu cakupan wilayah terkait.

Kegiatan Nasional yang setiap tahun dilakukan di antaranya: Kongres Nasional PPMI, Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPMI, Dies Natalis PPMI dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPMI. Selain organisasi aktif, para alumni pers mahasiswa juga berhimpun dalam wadah seperti Forum Alumni Aktivis (FAA) PPMI untuk terus berkontribusi dalam pemikiran bagi bangsa.[5][6] Peran alumni ini dinilai strategis dalam menjaga kualitas sumber daya manusia dan memberikan pengaruh positif di berbagai sektor.[7]

Selain PPMI, khusus di Sumatera Barat ada juga organisasi yang menghimpun pers mahasiswa yaitu Asosiasi Pers Mahasiswa (ASPEM). ASPEM terdiri dari 18 lembaga pers mahasiswa yang berlatar belakang perguruan tinggi negeri maupun swasta di Sumatera Barat. Sementara itu di Bandung, terdapat Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung (FKPMB) yang mencakup lembaga pers mahasiswa se-Bandung Raya.[8]

Referensi

  1. ↑ "Sejarah Pers Mahasiswa". Persma.id. Diakses tanggal 14 Januari 2026.
  2. ↑ Hapney, Terry L.; Russo, Charles J. (2013). "Student Newspapers at Public Colleges and Universities: Lessons from the United States". Education Law Journal. 14 (2): 114–124.
  3. ↑ "Komunitas Pers dan UNESCO Perkuat Perlindungan Pers Mahasiswa di Era Digital". Aliansi Jurnalis Independen (AJI). Diakses tanggal 14 Januari 2026.
  4. ↑ "Berita Terkait Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI)". Tribunnews Palu. Diakses tanggal 14 Januari 2026.
  5. ↑ "FAA PPMI Kumpulkan Alumni Pers Mahasiswa dari Seluruh Indonesia di Malang". Times Indonesia. Diakses tanggal 14 Januari 2026.
  6. ↑ "Mantan Aktivis Pers Mahasiswa Berkumpul di Jogja". Kediripedia.com. Diakses tanggal 14 Januari 2026.
  7. ↑ "Rektor UB Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas dan Peran Alumni Pers Mahasiswa dalam Menerangi Indonesia". Protokol Universitas Brawijaya. Diakses tanggal 14 Januari 2026.
  8. ↑ Reza Khoerul Iman. "Peta Sebaran Kasus Tindak Kekerasan terhadap Pers Mahasiswa di Indonesia". BandungBergerak.id. Diakses tanggal 14 Januari 2026.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan