Jumat, 30 Oktober 2026
22:39 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Perpustakaan Rekso Pustoko

Bagikan:

Perpustakaan Rekso Pustoko adalah perpustakaan milik Puro Mangkunegaran. Berlokasi di Kota Surakarta, perpustakaan ini didirikan pada 11 Agustus 1867 atau pada masa pemerintahan KGPAA Mangkunegoro IV. Rekso Pustoko awalnya didirikan untuk menyimpan arsip dan mengadministrasi surat-surat. Rekso Pustoko baru digunakan sebagai perpustakaan pada tahun 1877 .[1]

Koleksi

Rekso Pustoko memiliki beragam koleksi. Awalnya, sebagian besar koleksi di perpustakaan ini adalah buku dan naskah yang yang ditulis dalam aksara Jawa. Namun, pada masa pemerintahan Mangkunegara VII, koleksi Rekso Pustoko bertambah. Koleksi berbahasa asing, misal Inggris, Belanda, Jerman, dan Prancis, juga masuk ke Rekso Pustoko.[2] Perpustakaan ini mulai dibuka untuk umum pada tahun 1980.[3]

Referensi

  1. ↑ "Perpustakaan". Puro Mangkunegaran Official Website. 5 April 2017. Diakses tanggal 21 Januari 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Siswanto (13 Juli 2015). "Menengok Ribuan Naskah Kuno di Rekso Pustoko Solo". Suara.com. Diakses tanggal 19 Mei 2024.
  3. ↑ Sasmita, Gusti; Faturangga, Dewa (2022). "Perpustakaan Rekso Pustoko, Membangun Literasi Masyarakat Abad 19". Universitas Nusantara PGRI Kediri. Diakses tanggal 19 Mei 2024.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan