Senin, 28 September 2026
14:36 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan
Perokok berantai

Perokok berantai

Perokok berantai
Perokok berantai

Perokok berantai merupakan orang yang biasa menyalakan rokok untuk dinikmati segera setelah selesai menikmati rokok lain, kadang-kadang menggunakan bekas rokok untuk menyalakan rokok berikutnya. Kebiasaan ini adalah salah satu bentuk kecanduan.[1]

Penyebab

Penggunaan crack dengan rokok dapat menyebabkan seseorang menjadi perokok berantai.[2]

Tingkatan di mana kebiasaan merokok secara berantai dikendalikan oleh ketergantungan nikotin telah dipelajari. Jumlah nikotin yang dihasilkan tidak tampak menjadi faktor yang berarti karena volume kepulan sedikit sekali berhubungan dengan frekuensi konsumsi rokok.[3]

Penggunaan klinis

Kebiasaan merokok secara berantai adalah contoh kecanduan berlebihan menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders.[4] Kebiasaan ini dapat digunakan sebagai bentuk terapi aversi bagi perokok yang tidak biasa merokok secara berantai, termasuk mereka yang ingin berhenti sama sekali .[5]

Ventilasi

Aliran udara sekitar 1000 kaki kubik per menit per perokok diperlukan untuk memelihara kualitas udara yang memuaskan ketika seseorang itu adalah perokok berantai.[6]

Lihat pula

Rujukan

  1. ↑ Charles Gerras, The encyclopedia of common diseases, hlm. 17
  2. ↑ Gary L. Fisher, Nancy A. Roget (2008), Encyclopedia of Substance Abuse Prevention, Treatment, and Recovery, hlm. 194
  3. ↑ Kolonen S, Tuomisto J, Puustinen P, Airaksinen MM. (1992), "Effects of smoking abstinence and chain-smoking on puffing topography and diurnal nicotine exposure", Pharmacol Biochem Behav., 42(2): 327–32{{citation}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  4. ↑ Helen Keane, What's Wrong with Addiction?, hlm. 100
  5. ↑ James Cocores, The Clinical management of nicotine dependence
  6. ↑ Brian Allan Rock, Ventilation for environmental tobacco smoke, hlm. 48


Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan