Senin, 02 November 2026
13:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Pêro da Covilhã

Pêro da Covilhã

Bagikan:
Pêro da Covilhã
250px-Pero_da_Covilh%C3%A3_-_Padr%C3%A3o_dos_Descobrimentos.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ukiran Pêro da Covilhã di Monumen Penemuan, di Lisbon, Portugal
Lahirs. 1460
MeninggalSetelah 1526
PekerjaanPenjelajah, mata-mata, diplomat
Dikenal karenaMenjelajahi Timur Dekat dan wilayah-wilayah sekitaran Asia dan Afrika.

Pedro atau Pêro da Covilhã (pengucapan bahasa Portugis: [ˈpeɾu dɐ kuviˈʎɐ̃]; s. 1460 – setelah 1526) adalah seorang diplomat dan penjelajah Portugis.

Ia berasal dari Covilhã, Beira. Pada kehidupan awalnya, ia pergi ke Castile dan pelayanan Don Juan de Guzmán, saudara Enrique de Guzmán, Adipati Medina Sidonia ke-2. Kemudian, saat perang pecah antara Castile dan Portugal, ia pulang ke negaranya sendiri, dan mendedikasikan dirinya sendiri kepada Afonso V dari Portugal dan penerusnya Yohanes II dari Portugal.

Referensi

Pranala luar

Bacaan tambahan

  • Francisco Alvarez, "Chapter CIV: How Pero de Covilham, a Portuguese, is in the country of the Prester, and how came here, and why he was sent", The Prester John of the Indies (Cambridge, Hakluyt Society, 1961), pp. 369–376.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan