Sabtu, 17 Oktober 2026
12:09 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Perkici flores

Perkici flores

spesies burung

Bagikan:
Perkici flores
250px-Trichoglossus_haematodus_weberi_-8-1c.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perkici Flores
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
T. weberi
Nama binomial
Trichoglossus weberi
(Büttikofer, 1894)
Sinonim

Trichoglossus haematodus weberi

Artikel takson sembarang

Perkici flores adalah burung jenis bayan yang endemik di Pulau Flores Indonesia. Dahulu beberapa peneliti masih memasukkan Perkici Flores sebagai sub-spesies dari Perkici pelangi, tetapi sejak dilakukannya review ulang oleh Schodde, R. & I. J. Mason pada tahun 1997 makin meyakinkan banyak pihak bahwa Perkici Flores sebaiknya diperlakukan sebagai spesies tersendiri.

Deskripsi

Perkici flores mempunyai tubuh berukuran 23 cm. Dewasa: secara umum berwarna hijau dan kuning limun; kepala depan dan kekang bercoret biru/hijau muda, sedangkan bagian kepala lainnya bercoret hijau cerah; penutup sayap bawah hijau/kuning.

Tempat Hidup dan Perilaku

Merupakan burung endemik pulau Flores, menghuni tepi hutan primer, hutan sekunder, tegalan dan perkebunan sampai ketinggian 1400m. Burung yang cukup umum, meskipun dengan daerah persebaran yang terbatas. Sering ditemukan terbang dengan jenis paruh-bengkok lain dalam kelompok kecil yang berisik. Memakan nektar bunga, buah ara dan sesekali serangga.

Referensi

  • Schodde, R. & I. J. Mason (1997). Zoological Catalogue of Australia, Volume 37, Part 2: Aves (Columbidae to Coraciidae). Australian Biological Resources Study. ISBN 0-643-06037-5
  • Coates, B. J., & K. D. Bishop (1997). A Guide to the Birds of Wallacea. Dove Publications Pty. Ltd. ISBN 0-9590257-3-1

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan