Senin, 19 Oktober 2026
17:49 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Perjanjian Edinburgh

Bagikan:

Perjanjian Edinburgh (juga disebut Perjanjian Leith) adalah sebuah perjanjian yang disusun pada tanggal 5 Juli 1560 oleh Komisioner Ratu Elizabeth I dari Inggris dengan persetujuan dari Lords of the Congregation Skotlandia, dan oleh perwakilan Raja François II dari Prancis (suami Ratu Maria dari Skotlandia) untuk mengakhiri Pengepungan Leith dan menggantikan Auld Alliance dengan persekutuan Inggris-Skotlandia sembari memelihara perdamaian antara Inggris dan Prancis seperti yang telah disepakati dalam Perjanjian Cateau-Cambresis.

Dalam perjanjian ini, Prancis dan Inggris bersepakat bahwa mereka akan menarik pasukan mereka dari Skotlandia. Maria dan François sebaiknya tidak menggunakan lambang Inggris dan Irlandia di dalam heraldik mereka.

Perjanjian ini tidak diratifikasi oleh Maria. Meskipun begitu, perjanjian ini berhasil membuat pasukan Prancis mundur dari Skotlandia dan agama Katolik lalu digantikan oleh agama Protestan di Skotlandia. Maria mungkin tidak mau menandatangani perjanjian ini karena ia sangat membutuhkan bantuan Prancis. Alasan lain mungkin adalah karena perjanjian ini menyatakan Elizabeth sebagai Ratu Inggris, dan Maria sendiri menginginkan jabatan tersebut.[1]

Catatan kaki

  1. ↑ Steel, Tom. Scotland's Story: A New Perspective London, Great Britain: William Collins Sons and Co. Ltd, 1984. Hlm. 74

Bacaan lanjut

Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan