Sabtu, 31 Oktober 2026
21:17 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pesta Salib Suci

Pesta Salib Suci

Bagikan:
250px-Feast_of_the_Cross.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ikon Rusia tentang Pesta Pemuliaan Salib (ikon dari Yaroslavl; karya Gury Nikitin, 1980, Tretyakov Gallery di Moskow).

Dalam kalender liturgi Kekristenan, ada beberapa Pesta Pemuliaan Salib Suci yang berbeda, yang mana semuanya memperingati Salib yang digunakan untuk menyalibkan Yesus. Jumat Agung ditujukan untuk mengenang Sengsara dan Penyaliban Kristus, sedangkan Pesta Salib Suci dikhususkan untuk merayakan kayu salib itu sendiri sebagai instrumen keselamatan.

14 September

Pesta atau hari raya ini dalam bahasa Yunani disebut Ὕψωσις τοῦ Τιμίου καὶ Ζωοποιοῦ Σταυροῦ[1] ("Meninggikan Salib Yang Mulia dan Pemberi Kehidupan"), dalam bahasa Rusia Воздвижение Креста Господня' dan dalam bahasa Latin Exaltatio Sanctae Crucis. Dalam bahasa Inggris disebut The Exaltation of the Holy Cross (Pemuliaan Salib Suci atau Pengangkatan Salib Suci) pada terjemahan resmi dari Missale Romanum, sedangkan pada terjemahan tahun 1973 The Triumph of the Cross (Kemenangan Salib). Dalam beberapa kalangan Komuni Anglikan, pesta ini disebut Holy Cross Day (Hari Salib Suci), suatu nama yang digunakan juga oleh Lutheran. Perayaan ini terkadang juga disebut Feast of the Glorious Cross (Pesta Salib Yang Mulia).[2]

Menurut legenda yang telah tersebar luas, Salib Sejati ditemukan pada tahun 326 oleh Santa Helena, ibu dari Kaisar Romawi Konstantinus Agung saat ia berziarah ke Yerusalem. Kemudian Gereja Makam Kudus dibangun di lokasi penemuan tersebut, atas perintah St Helena dan Kaisar Konstantinus. Gereja tersebut dipersembahkan untuk temuan suci itu dan diresmikan 9 tahun kemudian, dengan sebuah potongan dari kayu salib tersebut[note 1] ditempatkan di dalamnya. Legenda lain menyebutkan bahwa pada tahun 614, potongan kayu salib tersebut diambil dari Gereja Makam Kudus oleh bangsa Persia, dan hilang sampai akhirnya berhasil direbut kembali oleh Kaisar Bizantium Heraklius pada tahun 628. Awalnya dibawa ke Konstantinopel, tetapi kemudian dikembalikan ke gereja tersebut pada tahun berikutnya.

Tanggal Pesta Salib Suci merupakan tanggal peresmian dan pemberkatan Gereja Makam Kudus pada tahun 335.[3] Pesta ini merupakan perayaan selama 2 hari; meskipun konsekrasi yang sesungguhnya atas Gereja Makam Kudus adalah 13 September, tetapi kayu salib tersebut baru dibawa keluar gereja pada 14 September sehingga kaum klerus maupun umat dapat berdoa di hadapan Salib Sejati, dan semuanya maju ke depan untuk menghormatinya.

13 September

Gereja Asiria dari Timur merayakan penemuan Salib tersebut pada tanggal 13 September, dan mempertimbangkannya untuk menjadi suatu pesta besar (major feast).

12 Oktober

Di Gereja Ortodoks Rusia, tanggal 12 Oktober merupakan peringatan "Pemindahan Sebuah Potongan Salib Pemberi Kehidupan dari Malta ke Gatchina".

Suatu potongan kayu salib tersebut, juga ikon Philermos dari Bunda Allah dan tangan kanan St. Yohanes Pembaptis disimpan di Pulau Malta oleh para Ksatria dari Ordo Katolik St. Yohanes dari Yerusalem (Ksatria Hospitaller), yang menguasai pulau tersebut.

Pada tahun 1798, ketika Prancis merebut Pulau Malta, para Ksatria Malta itu berpaling ke Kekaisaran Rusia untuk meminta perlindungan. Demi tujuan ini, mereka memilih Pavel I, Tsar Rusia, sebagai Grand Master dari ordo tersebut. Sang Tsar menerima pemilihannya. Lalu pada 12 Oktober 1799, para ksatria itu pindah ke tempatnya yang baru, yakni en [Istana Biara], yang dibangun oleh Pavel I secara khusus untuk mereka di Gatchina (45 km sebelah selatan Sankt-Peterburg); harta karun kuno dan suci ini lalu diberikan kepada Grand Master mereka yang baru, Tsar Pavel I.

Pada musim gugur tahun 1799, benda suci tersebut dipindahkan ke St. Petersburg dan ditempatkan di Istana Musim Dingin di dalam gereja internal yang dipersembahkan bagi Ikon Juruselamat yang Tak-Terbuat-oleh-Tangan. Pesta untuk merayakan peristiwa ini dimulai sejak tahun 1800.[4]

Catatan

  1. ↑ Sepertiga dari kayu salib tersebut tetap di Yerusalem, sepertiga lainnya di bawah ke Roma dan disimpan di Basilika Salib Suci Yerusalem (Sessorian basilica Santa Croce in Gerusalemme), dan sepertiga sisanya dibawa kembali ke Konstantinopel.

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Feast of the Cross.
Wikisource logo
Wikisource memiliki teks dari the Catholic Encyclopedia 1913 mengenai artikel The True Cross.
Adven
250px-Roman_Catholic_liturgical_seasons_pie_chart.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Masa Natal
Masa Biasa I
Prapaskah
Trihari Suci
Masa Paskah
Masa Biasa II
Penamaan menurut "Penanggalan Liturgi" tahunan yang dikeluarkan resmi oleh Komisi Liturgi KWI
HR = Hari Raya
SPM = Santa Perawan Maria
YMY = Yesus, Maria, Yusuf
S. = Santo/Santa
Adven
Masa Natal
Masa Epifani
Prapaskah
Prapuasa Agung
Prapaskah
Masa Sengsara
Trihari Suci
Masa Paskah
Masa Pentakosta
Legenda
 P = Prosesi Biasa menurut Ritual Romawi
Penamaan tidak resmi karena misa luar biasa belum pernah diadopsi oleh KWI
SPM = Santa Perawan Maria
S. = Santo/Santa
Legenda
 Teks bercetak miring menandakan 10 hari raya wajib yang tidak jatuh pada hari Minggu
Kalender lebih tua
1950
pra-1950
Tridentin
Warna liturgi
Tingkatan
Computus
icon PortalKatolik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan