Senin, 21 September 2026
10:20 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Perang bunga

Perang bunga

Perang bunga
250px-Flower_War_Collage.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanggal1454 – 1519
LokasiMeksiko Tengah
Hasil Cholula dan Atlixco menjadi wilayah Aztek, Tlaxcala dan Huejotzingo kehilangan jalur dagang
Pihak terlibat
Aztek Tlaxcala Cholula Huejotzingo Atlixco

Perang bunga atau perang berbunga (bahasa Nahuatl:xōchiyāōyōtl, bahasa Spanyol:guerra florida) adalah perang ritual yang berlangsung antara Aliansi Tiga Aztek melawan musuh-musuhnya dari "pertengahan tahun 1450-an hingga kedatangan bangsa Spanyol pada tahun 1519."[1] Musuh-musuh Aztek adalah Tlaxcala, Huejotzingo, dan Cholula di Meksiko tengah.[1] Perang ini tidak sama dengan perang pada umumnya karena pasukan yang bermusuhan akan bertemu di suatu tempat pada tanggal yang telah ditentukan. Tempat-tempat itu menjadi tempat suci yang disebut cuauhtlalli atau yaotlalli. Taktik yang digunakan juga berbeda. Dalam perang bunga, Aztek tidak menggunakan senjata jarak jauh dan yang mereka gunakan adalah senjata jarak dekat macuahuitl.[2] Tujuannya adalah untuk menunjukkan kemampuan tempur seseorang.[3] Bangsa Aztek juga merasa bahwa gugur dalam perang bunga lebih mulia daripada mati dalam medan perang biasa. Hal ini ditunjukkan oleh kata xochimiquiztli yang berarti "kematian berbunga, kematian bahagia, kematian yang beruntung."[4] Ditambah lagi mereka berkeyakinan bahwa mereka yang gugur dalam perang bunga akan dibawa ke surga tempat Huitzilopochtli (dewa matahari, api dan perang)[5] berada.[6]

Terdapat beberapa alasan mengapa bangsa Aztek mengobarkan perang bunga. Sejarawan menduga bahwa perang bunga dilakukan untuk melatih pasukan dan mencari tumbal untuk dikorbankan kepada para dewa.[4] Salah satu kapten Hernán Cortés yang bernama Andres de Tapia pernah bertanya kepada Raja Moctezuma II mengapa bangsa Aztek yang kuat masih belum menaklukkan negara Tlaxcala yang kecil.[7] Sang raja menjawab bahwa mereka dapat melakukannya jika mereka mau, tetapi mereka membiarkan Tlaxcala merdeka agar bisa memperoleh tumbal dan melatih pasukan.[7] Namun, beberapa ahli (seperti Frederic Hicks) mempertanyakan motif pencarian tumbal.[8] Sejarawan Tlaxcala Munoz Camargo mencatat bahwa bangsa Aztek sering kali mengepung Tlaxcala dan memotong jalur dagang, dan ini bukan merupakan praktik perang bunga pada umumnya.[8]

Catatan kaki

  1. 1 2 Isaac, Barry L. (1983). "The Aztec "Flowery War": A Geopolitical Explanation". Journal of Anthropological Research. 39 (4): 415. JSTOR 3629865.
  2. Hassig, Ross (1988). Aztec Warfare: Imperial Expansion and Political Control. Norman: University of Oklahoma Press. hlm. 97. ISBN0-8061-2773-2.
  3. Hassig, Ross (1988). Aztec Warfare: Imperial Expansion and Political Control. Norman: University of Oklahoma Press. hlm. 130. ISBN0-8061-2773-2.
  4. 1 2 Hassig, Ross (1988). Aztec Warfare: Imperial Expansion and Political Control. Norman: University of Oklahoma Press. hlm. 10. ISBN 0-8061-2773-2.
  5. Aguilar-Moreno, Manuel (2006). Handbook to Life in the Aztec World. New York: Facts on File, Inc. hlm. 148. ISBN 0-8160-5673-0.
  6. Aguilar-Moreno, Manuel (2006). Handbook to Life in the Aztec World. New York: Facts on File, Inc. hlm. 46. ISBN0-8160-5673-0.
  7. 1 2 Hicks, Frederic. "Flowery War" in Aztec History" American Ethnology Vol 6 No 1 (1979), hlm. 88
  8. 1 2 Hicks, Frederic. "Flowery War" in Aztec History" American Ethnology Vol 6 No 1 (1979), hlm. 89


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan