Senin, 28 September 2026
04:49 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Perang Tulang

Perang Tulang

periode perburuan fosil yang kompetitif selama Zaman Sepuhan dalam sejarah Amerika, yang ditandai dengan persaingan sengit antara Edward Drinker Cope dan Othniel Charles Marsh

500px-Othniel_Charles_Marsh_%26_Edward_Drinker_Cope_bw.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persaingan antara Othniel Charles Marsh (kiri) dan Edward Drinker Cope (kanan) yang memicu Perang Tulang.

Perang Tulang, juga dikenal sebagai Perburuan Dinosaurus Besar,[1] adalah periode perburuan fosil yang intens dan sangat kompetitif selama Zaman Sepuhan dalam sejarah Amerika, ditandai dengan persaingan sengit antara Edward Drinker Cope (dari Akademi Ilmu Alam Philadelphia) dan Othniel Charles Marsh (dari Museum Sejarah Alam Peabody di Yale). Dua ahli paleontologi ini melakukan kecurangan, penyuapan, pencurian, dan penghancuran tulang untuk mengalahkan satu sama lain. Setiap pesaing juga berusaha merusak reputasi dan memotong pendanaan, serta melakukan serangan dalam publikasi ilmiah.

Perburuan fosil menggiring mereka ke barat di sekitar Colorado, Nebraska, dan Wyoming, yang menjadi kuburan fosil-fosil makhluk prasejarah. Dari tahun 1877 hingga 1892, kedua pesaing tersebut memakai kekayaan dan pengaruh mereka untuk membiayai ekspedisi dan mendapatkan jasa serta tulang dinosaurus dari para pemburu fosil. Kedua pria tersebut menghabiskan kekayaan mereka untuk mencapai supremasi paleontologis di akhir Perang Tulang.

Cope dan Marsh jatuh secara finansial dan sosial akibat upaya mereka dalam bersaing dan mempermalukan satu sama lain, tetapi berhasil berkontribusi besar bagi ilmu pengetahuan dan bidang paleontologi dan memberikan materi substansial untuk penelitian lanjutan—kedua ilmuwan tersebut mewariskan segudang kotak fosil yang belum dibuka sepeninggalan mereka. Usaha kedua pesaing itu menyumbang lebih dari 136 spesies dinosaurus. Efek Perang Tulang memperkaya pengetahuan mengenai kehidupan prasejarah, menaikkan ketertarikan akan dinosaurus, dan dilanjutkan dengan penggalian lebih dalam di wilayah Amerika Utara pada beberapa dekade setelahnya. Terdapat banyak buku sejarah dan fiksi yang mengarah pada periode perburuan fosil ini.

Referensi

  1. ↑ Martin, Anthony J. (2006). Introduction to the Study of Dinosaurs. Blackwell Publishing. ISBN 978-1-4051-3413-2.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik paleontologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan