Jumat, 23 Oktober 2026
06:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Perang Torstenson

Perang Torstenson

Bagikan:
Perang Torstenson
Bagian dari Perang Tiga Puluh Tahun
lossy-page1-330px-Sj%C3%B6strid-Sj%C3%B6slaget_vid_Femernb%C3%A4lt_1644_-_Sj%C3%B6historiska_museet_-_O_08132.tif.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tanggal1643–1645
Lokasi
Hasil Kemenangan Swedia
Perubahan
wilayah
Jämtland, Härjedalen, Idre, Särna, Gotland dan Saaremaa menjadi wilayah Swedia, Swedia boleh menduduki Halland selama 30 tahun
Pihak yang terlibat
Swedia Swedia Denmark Denmark–Norwegia
 Kekaisaran Romawi Suci
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Swedia Gustav Horn
Swedia Karl Gustaf Wrangel
Swedia Lennart Torstenson
Swedia Maerten Thijssen
Denmark Kristian IV dari Denmark
Denmark Hannibal Sehested
Denmark Anders Bille
Denmark Ebbe Ulfeldt
Kekaisaran Romawi Suci Matthias Gallas
Kekuatan
24.600 pasukan Swedia 26.000 pasukan Denmark-Norwegia
6.000 pasukan Jerman

Perang Torstenson, kontroversi Hannibal atau Perang Hannibal (bahasa Norwegia:Hannibalsfeiden) adalah perang antara Swedia melawan Denmark-Norwegia yang berlangsung singkat dari tahun 1643 hingga 1645 menjelang berakhirnya Perang Tiga Puluh Tahun. Nama perang ini berasal dari jenderal Swedia Lennart Torstenson dan gubernur-jenderal Norwegia Hannibal Sehested.

Denmark sebelumnya sudah tidak lagi terlibat dalam Perang Tiga Puluh Tahun setelah disepakatinya Perjanjian Lübeck (1629). Berdasarkan Perjanjian Brömsebro Kedua (1645) yang mengakhiri Perang Torstenson, Denmark harus menyerahkan banyak wilayah kepada Swedia dan membebaskan kapal-kapal Swedia dari Cukai Øresund, sehingga secara de facto mengakhiri dominium maris baltici Denmark. Denmark mencoba membalas kekalahan ini selama Perang Utara Kedua, Perang Skåne, dan Perang Utara Besar, tetapi upaya-upaya tersebut tidak berhasil.

Latar belakang

Swedia sangat berjaya selama Perang Tiga Puluh Tahun dan telah mengalahkan pasukan kekaisaran di Jerman. Pada saat yang sama, Swedia terus terancam oleh Denmark-Norwegia karena wilayah mereka mengepung Swedia dari selatan (Blekinge, Skåne dan Halland), barat (Bohuslän) dan barat laut (Jämtland). Cukai Øresund yang dipungut oleh Denmark juga membuat kesal Swedia. Pada musim semi tahun 1643, Dewan Penasihat Swedia menilai bahwa Swedia memiliki cukup kekuatan militer untuk merebut wilayah-wilayah Denmark. Gustav Horn kemudian mempersiapkan rencana perang dan melancarka nserangan kejutan di beberapa front pada bulan Mei.

Referensi

  • History of the Norwegian People, by Knut Gjerset, The MacMillan Company, 1915, Volume II
  • Nordens Historie, by Hiels Bache, Forslagsbureauet, Kjøbenhavn, 1884.
  • Sweden and the Baltic, 1523–1721, by Andrina Stiles, Hodder & Stoughton, 1992 ISBN0-340-54644-1
  • The Struggle for Supremacy in the Baltic: 1600–1725, by Jill Lisk; Funk & Wagnalls, New York, 1967
  • The Northern Wars, 1558–1721 by Robert I. Frost; Longman, Harlow, England; 2000 ISBN0-582-06429-5
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan