Rabu, 04 November 2026
02:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Perang Restorasi Portugal

Perang Restorasi Portugal

Bagikan:
Perang Restorasi Portugis
330px-JoaoIVPortugal.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
John IV dari Portugal, raja yang terestorasi
Tanggal1 Desember 1640 – 13 Februari 1668
Lokasi
Hasil

Kemenangan Portugis

Pihak yang terlibat
Portugal Portugal Spanyol Spanyol

Perang Restorasi Portugis (bahasa Portugis:Guerra da Restauração) adalah nama yang diberikan oleh sejarawan untuk perang antara Portugal dan Spanyol yang dimulai dengan revolusi Portugis tahun 1640 dan berakhir dengan ditandatanganinya Perjanjian Lisboa (1668). Revolusi tahun 1640 mengakhiri periode dwimonarki selama 60 tahun di Portugal dan Spanyol di bawah Spanyol Habsburg.[1][2] Periode tahun 1640 hingga 1668 ditandai dengan pertempuran periodik antara Portugal dan Spanyol, serta episode pendek peperangan yang lebih besar.

Catatan kaki

  1. ↑ Encyclopedia Britannica. "John IV (king of Portugal)". king of Portugal from 1640 as a result of the national revolution, or restoration, which ended 60 years of Spanish rule.
  2. ↑ Geoffrey Parker The army of Flanders and the Spanish road, London, 1972 ISBN 0-521-08462-8, p. 35


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan