Senin, 19 Oktober 2026
16:00 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Perang Belanda–Portugal

Perang Belanda–Portugal

perang (1602-1663) antara imperium kolonial Belanda dan Portugal

Bagikan:
Perang Belanda–Portugal
250px-33475.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Armada Belanda mengepung Olinda.
Tanggal1602–1663
Lokasi
Samudra Atlantik: Brasil, Afrika Barat, Afrika Selatan; Samudra Hindia: India, Hindia Timur, Indochina; Tiongkok
Hasil Perjanjian Den Haag
Pembentukan Imperium Belanda
Perang Restorasi Portugal, kemenangan Portugal di Amerika Selatan, Goa, Diu dan Afrika, kemenangan Belanda di Timur, Malabar, Banten, Ambon, Pantai Emas
Pihak yang terlibat
Portugal Imperium Portugal (awalnya di bawah kekuasaan Habsburg)
Didukung oleh:
Mahkota Kastilia Kastilia
(hingga 1640)
40px-Flag_of_the_Kingdom_of_Cochin.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kerajaan Cochin
Tupi Potiguara
 Republik Belanda
Didukung oleh:
 Kerajaan Inggris
(hingga tahun 1640)
Johor Kesultanan Johor
Dominion Ceylon Kerajaan Kandy
40px-Flag_of_the_Kingdom_of_Kongo_according_to_Giovanni_Cavazzi_da_Montecuccolo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kerajaan Kongo
Kerajaan Ndongo-Matamba
Rio Grande Tupis
Nhandui Tarairiu Tribe
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Portugal Wizurai Pedro da Silva
Portugal Kapten Tinggi António Teles de Meneses
Portugal Komandan Nuno Álvares Botelho
Portugal Gubernur Jenderal Matias de Albuquerque
Portugal Martim Afonso de Castro
Mahkota Kastilia Laksamana Don Fadrique de Toledo Osório
Portugal Salvador de Sá
Republik Belanda John Maurice dari Nassau
Republik Belanda Piet Pieterszoon Hein
Republik Belanda Cornelis Matelief de Jonge
Republik Belanda Laksamana Adam Westerwolt
Republik Belanda Jenderal Gerard Pietersz. Hulft
Kerajaan Inggris Earl Cumberland

Perang Belanda–Portugal adalah konflik bersenjata antara Belanda (Perusahaan Hindia Timur Belanda dan Perusahaan Hindia Barat Belanda) melawan Imperium Portugal. Konflik ini dimulai pada tahun 1602. Belanda menyerang koloni Portugal di Amerika, Afrika, India, dan Timur Jauh. Perang ini dapat dikatakan sebagai perpanjangan dari Perang Delapan Puluh Tahun di Eropa antara Spanyol dengan Belanda karena saat itu pemilik mahkota Portugal dan Spanyol adalah orang yang sama. Namun, konflik ini tidak ada kaitannya dengan perang di Eropa dan meletus karena upaya Belanda untuk menguasai perdagangan. Inggris juga membantu Belanda dalam menghadapi Portugal.

Portugal berhasil memenangkan perang di Amerika Selatan dan Afrika, sementara Belanda menang di Timur Jauh dan Asia Selatan.

Pranala luar

  • Dutch and Portuguese colonial legacy throughout Africa and Asia
  • Wars Directory
  • Naval Battles of Portugal (Portuguese) Diarsipkan 2007-03-01 di Wayback Machine
  • Portuguese Armada's history of naval battles (Portuguese) Diarsipkan 2006-10-11 di Wayback Machine
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan