Kamis, 15 Oktober 2026
11:00 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Peperangan Liga Delos

Peperangan Liga Delos

Bagikan:
Peperangan Liga Delos
Bagian dari Perang Yunani-Persia
330px-Delos_general.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Reruntuhan Delos, loksai baitulmal Liga Delos sampai tahun 454 SM
Tanggal477–449 SM
Lokasi
Hasil Kemenangan Liga Delos, Perdamaian Kallias[1]
Perubahan
wilayah
Persia kehilangan kendali atas Thrakia, Aigea, dan pesisir barat Asia Kecil
Pihak yang terlibat
Liga Delos Kekasiaran Persia dan sekutunya
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Perikles
Kimon†
Xerxes I
Artaxerxes I
Artabazos
Megabyzos

Peperangan Liga Delos (477–449 SM) adalah serangkaian konflik militer yang terjadi antara Liga Delos (yang meliputi Athena dan para sekutunya) melawan Kekasiaran Persia. Konflik ini merupakan kelanjutan dari perang Yunani-Persia.

Pada invasi kedua Persia ke Yunani, pasukan Yunani, yang dipimpin oleh Athena dan Sparta, berhasil mengalahkan Persia. Yunani menindaklanjuti kesuksesan mereka dengan menaklukkan garnisun Persia di Sestos dan Byzantion pada tahun 479 dan 478 SM. Setelah membebaskan Byzantion, Sparta tidak lagi ikut serta dalam kampanye militer Yunani dan memilih untuk mundur. Setelah itu sebuah persekutuan baru dibentuk, dikenal sebagai Liga Delos, dengan dipimpin oleh Athena. Selama 30 tahun berikutnya, Athena memanfaatkan Liga ini ini membentuk Kekaisaran Athena.

Sepanjang tahun 470-an SM, Liga Delos melakukan kampanye militer di Thrakia dan Aigea untuk menghilangkan kekuasaan Persia di sana. Kampanyenya banyak dilakukan di bawah komando politikus Athea, Kimon. Pada awal dekade berikutnya, Kimon melakukan kampanye militer di Asia Kecil, berusaha memperkuat posisi Yunani di sana. Pada Pertempuran Eurymedon di Pamphylia, pasukan Liga Delos meraih kemenangan ganda yang sangat telak, menghancurkan angkatan laut Persia dan kemudian mendaratkan pasukan ke pantai dan berhasil mengalahkan pasukan darat Persia. Setelah kekalahan ini, Persia menjadi bersikap lebih pasif dalam konflik ini dan berusaha untuk tidak terlalu mengambil risiko dalam pertempuran.

Menjelang akhir tahun 460-an SM, Athena melakukan keputusan yang ambisius untuk membantu pemberontakan di kesatrapan Mesir di Kekasiaran Persia. Meskipun pada awalnya pasukan Yunani berhasil memperoleh kesuksesan, tetapi mereka gagal menaklukkan garnisun Persia di Memphis, meskipun telah mengepungnya selama tiga tahun. Persia lalu melakukan serangan balasan, dan pasukan Athena malah balik dikepung selama 18 bulan sebelum akhirnya disapu habis. Bencana ini, ditambah dengan peperangan yang sedang berlangsung di Yunani, memaksa Athena untuk menghentikan kampanyenya melawan Persia. Pada tahun 51 SM, perjanjian damai disepakati di Yunani sehingga Kimon dapat memimpin lagi ekspedisi melawan Persia, tepatnya ke Siprus. Namun, ketika sedang mengepung Kition, Kimon meninggal, dan pasukan Athena terpaksa mundur, memenangkan kemenangan ganda lainnya pada Pertempuran Salamis-di-Siprus. Kampanye ini juga menandai akhir perseteruan antara Liga Delos dan Persia, dan beberapa sejarawan kuno mengklaim bahwa konflik tersebut usai dengan suatu kesepakatan damai, disebut Perdamaian Kallias, yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Catatan kaki

  1. ↑ http://www.britannica.com/EBchecked/topic/156539/Delian-League Encyclopedia Britannica: Delian League (Citation: While the Athenians and allies were campaigning successfully against the Spartans, subjugating Aegina, Boeotia, and central Greece, further expansion was checked when the league fleet was virtually destroyed in Egypt. Fearing the Persians would mount an offensive following such a naval defeat, the Athenians transferred the league treasury to Athens (454). Within the next five years, with the resolution of difficulties with Sparta (five-year truce, 451) and Persia (Peace of Callias, c. 449/448), the league became an acknowledged Athenian empire.)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan