Selasa, 27 Oktober 2026
14:16 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Pentas seni

Pentas seni

Bagikan:
330px-Siswa_Menari_Saman.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kelompok Tari Saman di sebuah SMA di Sidoarjo, Jawa Timur, menampilkan tarian mereka untuk pentas seni di sekolah.

Pentas seni (disingkat pensi) adalah sebutan untuk acara yang terdiri dari beberapa seni pertunjukan yang umumnya diselenggarakan oleh sekolah-sekolah di Indonesia. Pentas seni diadakan sebagai sarana pengembangan bakat, minat dan daya cipta siswa sekolah. Pentas seni umumnya dilakukan di atas panggung. Seni pertunjukan yang ditampilkan terdiri dari seni musik, pembacaan puisi, tari, dan juga teater.[1][2] Pensi telah menjadi tradisi dalam pendidikan di Indonesia.[3]

330px-Pensi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pertunjukan paduan suara saat pentas seni.

Tidak jarang selain menampilkan siswa, pentas seni juga mengundang bintang tamu berupa kelompok musik terkenal. Pensi biasanya diadakan satu tahun sekali setelah ujian sekolah atau saat menunggu pembagian rapor.[2][4]

Tujuan

Pentas seni diselenggarakan untuk mewadahi bakat dan minat peserta didik, khususnya dalam bidang seni. Sementara itu, peserta didik lainnya dapat memberikan apresiasi seni dengan menonton dan menikmati pementasan tersebut.[1]

Tempat

Pentas seni umumnya diselenggarakan di lingkungan sekolah, tetapi tidak jarang pula pihak penyelenggara menyewa gedung di luar sekolah yang lebih memadai.[2] Pada saat pandemi COVID-19 di Indonesia, sekolah-sekolah di Jakarta berinisiatif untuk melaksanakan pentas seni secara daring.[4]

Kritik

250px-Eve_Antoinette_Ichwan_at_Pensi_SMAN_5_Depok%3B_August_2017.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pensi SMAN 5 Depok, Agustus 2017, mengundang JKT48 sebagai bintang tamu.

Terdapat kecenderungan sekolah-sekolah di Indonesia untuk bersaing menyelenggarakan pensi secara besar-besaran. Bintang tamu berupa artis-artis papan atas sering meramaikan pentas seni di Indonesia. Lokasi pementasan pun tidak lagi di kawasan sekolah, melainkan gedung-gedung yang umumnya digunakan untuk acara-acara besar. Tak jarang, peserta yang hadir pun dikenakan tiket masuk untuk membiayai pengeluaran pensi yang membengkak. Hal ini dianggap melenceng dari tujuan awal pentas seni yang merupakan acara internal sekolah yang diselenggarakan untuk menyalurkan bakat dan minat siswa.[3]

Lihat pula

Catatan kaki

  1. 1 2 Suranto (2019-06-30). INOVASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DI SEKOLAH KIAT JITU MEWUJUDKAN SEKOLAH NYAMAN BELAJAR. CV Kekata Group. ISBN 978-602-457-239-6.
  2. 1 2 3 "Arti Pensi Menurut Pelajar SMA - Hai". hai.grid.id. Diakses tanggal 2020-10-15.
  3. 1 2 "Ketika Pensi Telah Menjadi Budaya". Tribun Jateng. Diakses tanggal 2020-10-15.
  4. 1 2 Hantoro, Juli (2020-06-14). "Pertama Kali, SMA se-DKI Jakarta Gelar Pentas Seni Virtual". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-10-15.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan