Jumat, 23 Oktober 2026
14:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Penguin raja

Penguin raja

Spesies Burung

Bagikan:
Penguin raja
250px-SGI-2016-South_Georgia_%28Fortuna_Bay%29%E2%80%93King_penguin_%28Aptenodytes_patagonicus%29_04.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penguin raja di Teluk Fortuna, Georgia Selatan
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
A. patagonicus
Nama binomial
Aptenodytes patagonicus
Miller,JF, 1778
250px-Manchot_royal_carte_reparition.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Red: Aptenodytes patagonicus patagonicus

Yellow: Aptenodytes patagonicus halli
Green: breeding areas

Artikel takson sembarang

Penguin raja (Aptenodytes patagonicus) adalah spesies penguin terbesar kedua dengan tinggi 70 sampai 100 cm dan dengan berat 11 sampai 16 kg. Penguin terbesar di dunia adalah penguin kaisar. Terdapat dua subspesies penguin raja, yaitu A. p. patagonicus dan A. p. halli; subspesies patagonicus dapat ditemukan di Atlantik Selatan dan halli di wilayah yang lain.

250px-Penguins_Edinburgh_Zoo_2004_SMC.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pinguin Raja di Kebun Binatang Edinburgh

Penguin raja memakan ikan kecil (terutama ikan dalam famili Myctophidae) dan cumi-cumi kecil. Penguin raja mencari makan dengan menyelam berkali-kali hingga sedalam 100 meter, dan rekor yang tercatat adalah 300 meter. Penguin raja berkembang biak di kepulauan subantarktika di sebelah utara Antartika, Georgia Selatan, dan pulau-pulau lainnya di wilayah tersebut.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai King penguins.

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan