Senin, 28 September 2026
10:20 WIB
TERKINI
Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal
Penguin kecil

Penguin kecil

Spesies penguin terkecil

Penguin kecil
250px-Eudyptula_minor_Bruny_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Sphenisciformes
Famili: Spheniscidae
Genus: Eudyptula
Spesies:
E. minor
Nama binomial
Eudyptula minor
(J.R.Forster, 1781)

Penguin kecil (Eudyptula minor) adalah spesies penguin terkecil dengan tinggi biasa 33 cm. Spesiesnya dapat ditemukan di pantai selatan Australia dan Selandia Baru.

Penguin kecil pertama kali dideskripsikan oleh naturalis Jerman, Johann Reinhold Forster pada tahun 1781. Beberapa subspesies telah diketahui, tetapi klasifikasi tepatnya masih diperdebatkan. Holotipe dari subspesies E. m. variabilis[2] dan Eudyptula minor chathamensis[3] ada dalam koleksi Museum Selandia Baru Te Papa Tongarewa. Penguin sirip putih terkadang dianggap sebagai subspesies dari penguin kecil, terkadang spesies terpisah, dan terkadang berubah warna.

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2012). "Eudyptula minor". IUCN Red List of Threatened Species. 2012. Diakses tanggal 26 November 2013. {{cite journal}}: |ref=harv tidak validPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: old-form url (help)
  2. ↑ "Eudyptula minor variabilis; holotype". Collections Online. Museum of New Zealand Te Papa Tongarewa. Diakses tanggal 17 Juli 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Eudyptula minor chathamensis; holotype". Collections Online. Museum of New Zealand Te Papa Tongarewa. Diakses tanggal 17 Juli 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Eudyptula minor.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Eudyptula minor.


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan