Rabu, 14 Oktober 2026
18:08 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus

Pembuangan ke Babilonia

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:

Pembuangan ke Babilonia atau pengasingan ke Babilonia, yang di dalam Alkitab disebut Pembuangan ke Babel, merupakan sebuah istilah untuk peristiwa pengasingan dan pembuangan orang-orang Israel dari Kerajaan Yehuda kuno ke Babilonia oleh Nebukadnezar II pada tahun 586 SM. Peristiwa pembuangan ke Babilonia, dan selanjutnya kepulangan orang-orang buangan ke Israel dan pembangunan kembali Bait Salomo merupakan peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah bangsa Israel dan agama Yahudi dan memiliki dampak jangka panjang terhadap perkembangan budaya & kebiasaan bangsa Israel modern.

Kerajaan Yehuda (juga dikenal dengan "Kerajaan Selatan") yang berdiri sekitar tahun 930 SM setelah pecahnya Kerajaan Israel Bersatu.[1] Raja Daud diangkat sebagai raja Israel saat 1007 SM, dan garis Daud diteruskan melalui Kerajaan Yehuda selama 420 tahun hingga kerajaan runtuh pada tahun 586 SM.

Kronologi menjelang pembuangan sampai kepulangan

Tabel berdasarkan pustaka: Rainer Albertz, "Israel in exile: the history and literature of the sixth century BCE", p.xxi. Tarikh-tarikh ini mempunyai sejumlah alternatif.

Tahun Peristiwa
609 SM Kematian raja Yosia
609–598 SM Pemerintahan raja Yoyakim (menggantikan Yoahas, yang menggantikan Yosia, tetapi hanya memerintah selama 3 bulan)
605 SM Penyerangan atas Yerusalem pada tahun ke-4 pemerintahan raja Yoyakim (tahun pertama raja Babel, Nebukadnezar II)
Pembuangan awal: sejumlah tenaga ahli dan bangsawan termasuk Daniel dan teman-temannya.
598/7 SM Pemerintahan raja Yoyakhin (memerintah selama 3 bulan 10 hari). Pengepungan Yerusalem (597 SM).
Pembuangan besar pertama, 16 Maret 597 SM, raja Yoyakhin dan keluarganya, serta orang-orang, termasuk Yehezkiel
597 SM Zedekia diangkat menjadi raja Yehuda oleh raja Nebukadnezar II
594 SM Persekongkolan Anti-Babel
588 SM Pengepungan Yerusalem (587 SM)
Pembuangan besar kedua: Juli/Agustus 587 SM
583 SM Gedalya, gubernur "Yehud Medinata" (provinsi Yehuda) yang diangkat oleh raja Babel, dibunuh.
Sisa penduduk Yehuda lari ke Mesir dan kemungkinan ada yang mengalami pembuangan ketiga ke Babel
562 SM Raja Yoyakhin dilepaskan dari penjara Babel setelah 37 tahun dipenjarakan.[2] Ia menetap di Babel.
538 SM Persia menguasai Babel (Oktober)
538 SM Koresh Agung mengeluarkan surat perintah yang mengizinkan orang Yahudi kembali ke Yerusalem
520–515 SM Kepulangan banyak orang Yahudi ke wilayah Yehuda dipimpin oleh Zerubabel dan Imam Besar Yesua.
Landasan Bait Suci Kedua diletakkan
500px-Nuremberg_chronicles_f_63v_1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Illustrasi dari Nuremberg Chronicle mengenai kejatuhan Yerusalem oleh serangan tentara Babel

Referensi

  1. ↑ Kerajaan Israel setelah pecah juga dikenal sebagai "Kerajaan Utara".
  2. ↑ 2 Raja–raja 25:27

Lihat pula

Bacaan tambahan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan