Kamis, 24 September 2026
18:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum

Pengar

Pengar (bahasa gaul: basian;[1][2] bahasa Inggris: hangover) adalah berbagai efek fisiologis dan psikologis yang dirasakan setelah mabuk karena mengonsumsi minuman beralkohol seperti bir dan anggur. Efek pengar bisa berlangsung selama beberapa jam atau bahkan lebih dari 24 jam. Gejala-gejala yang umum meliputi sakit kepala, kantuk, kesulitan berkonsentrasi, mulut kering, pusing, kelelahan, mual muntah, diare, ketiadaan rasa lapar, sensitivitas terhadap cahaya, depresi, berkeringat, sifat lekas marah, dan kecemasan.[3]

Pranala luar

Klasifikasi
Sumber luar
Lihat entri hangover atau veisalgia di kamus bebas Wikikamus.
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Hangover.

Catatan kaki

  1. "Semakin Kita Tua, Semakin Enggak Enak Basian Habis Mabuk". www.vice.com. Diakses tanggal 2022-06-24.
  2. Fimela.com (2015-09-18). "11 Jenis 'Basian' Setelah Mabuk yang Pernah Dialami Setiap Orang". fimela.com. Diakses tanggal 2022-06-24.
  3. Verster JC, Stephens R, Penning R, Rohsenow D, McGeary J, Levy D, McKinney A, Finnigan F, Piasecki TM, Adan A, Batty GD, Fliervoet LA, Heffernan T, Howland J, Kim DJ, Kruisselbrink LD, Ling J, McGregor N, Murphy RJ, van Nuland M, Oudelaar M, Parkes A, Prat G, Reed N, Slutske WS, Smith G, Young M, Alcohol Hangover Research Group (Juni 2010). "The alcohol hangover research group consensus statement on best practice in alcohol hangover research". Current Drug Abuse Reviews. 3 (2): 116–26. doi:10.2174/1874473711003020116. PMC 3827719. PMID 20712593.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan