Minggu, 18 Oktober 2026
05:54 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Peng Zu

Peng Zu

Bagikan:
Peng Zu
250px-%E4%BB%99%E4%BD%9B%E5%A5%87%E8%B9%A4_%E5%8D%B7%E4%B8%80_%E5%BD%AD%E7%A5%96.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir± 1900 SM
Meninggal± 1066 SM (berusia 800 tahun)
Nama lain彭祖
Dikenal karenausia panjang melegenda
250px-%E6%AD%A6%E5%A4%B7%E5%B1%B1%E8%8C%B6%E5%9B%AD%E5%BD%AD%E7%A5%96%E9%9B%95%E5%83%8F.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pahatan Peng Zu pada Tea Theme Park di Pegunungan Wuyi

Peng Zu (彭祖, "Leluhur Peng") adalah seorang tokoh legendaris berusia panjang di China. Ia seharusnya telah hidup selama 800 tahun pada masa Dinasti Yin (殷朝 1900 hingga 1066 SM).[1] Beberapa legenda menyebutkan bahwa lama satu tahun adalah 60 hari di China kuno; jika berdasarkan perhitungan tersebut, usianya adalah lebih dari 130 tahun. Pendapat lain mengatakan ia berusia lebih dari 200 atau 400 tahun. Menurut legenda, usianya yang panjang disebabkan namanya tanpa sengaja tidak tercatat dalam daftar kematian di alam baka.

Peng Zu dipuja sebagai orang suci dalam Taoisme. Pencarian obat keabadian oleh para pengikut Taoisme sangat dipengaruhi oleh Peng Zu. Ia sangat dikenal dalam budaya Tionghoa sebagai lambang untuk usia panjang, pemberian nutrisi, dan perawatan terapi seksual. Legenda menyebutkan bahwa ia menikahi lebih dari 100 orang istri dan menjadi ayah dari ratusan anak pada usianya yang panjang.

Deskripsi

Salah satu teknik Peng Zu untuk memperpanjang usianya adalah teknik berhubungan badan, dikatakan mengekstraksi energi wanita ke dalam tubuh pria (memanen dari Yin untuk melengkapi Yang).

Ia makan secara normal dan menggunakan herbal untuk memperkaya asupan nutrisinya. Ia terkenal dapat memasak sup yang luar biasa.[2] Masyarakat China percaya bahwa usianya yang panjang, kesehatannya yang bagus, dan energi seksualnya berasal dari makanan yang ia konsumsi. Gaya hidupnya ditekankan pada meditasi. Ia dipandang sebagai salah satu pelopor Qigong.

Tempat Peng Zu tinggal hingga meninggal disebut Peng Shan (Gunung Peng, 彭山), akhirnya dijadikan nama wilayah tersebut (di Provinsi Sichuan, China). Kuil, makam, dan patungnya diabadikan di wilayah Peng Shan.

Setiap tahunnya, masyarakat menyelenggarakan festival Peng Zu untuk menghormati warisannya serta berdoa agar menjadi lebih sehat, bahagia, dan berusia panjang. Lukisannya digantung pada rumah-rumah di seluruh China serta menjadi hadiah ulang tahun populer untuk warga usia lanjut.

Referensi

  1. ↑ Wong, Eva (2007). Tales of the Dancing Dragon: Stories of the Tao. Shambhala Publications. ISBN 1-59030-523-X. p. 26.
  2. ↑ Connell, Brendan (2012). Lives of Notorious Cooks. Chomu Press. ISBN 978-1-907681-20-2
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan