Senin, 19 Oktober 2026
04:07 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Penerbit Advent Indonesia

Bagikan:

Penerbit Advent Indonesia adalah penerbit dan percetakan milik Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang beroperasi di Bandung, Jawa Barat. Penerbitan ini hanya memproduksi buku dan majalah untuk kebutuhan Gereja dan tidak untuk publikasi komersial. Seluruh publikasi juga dicetak dalam bahasa Indonesia. Memiliki nama internasional Indonesia Publishing House, tetapi nama resmi di Indonesia adalah Yayasan Penerbit Advent Indonesia.

Perkembangan Awal Rumah Penerbitan

Ralph Waldo Munson (1859-1934) datang sebagai misionaris ke Indonesia pada akhir tahun 1899 dan mulai memperkenalkan Injil melalui buku dan traktat. Dia berada di Indonesia sekitar lima tahun dan kemudian mengambil cuti panjang di Australia. Sementara di Australia, Munson bekerja di Avondale Press. Selama waktu itu, dia menerjemahkan traktat dan buku-buku ke dalam bahasa Indonesia dan mencetaknya di Avondale Press.[1]

Pada bulan Februari 1910 Uni Konferens Australasia mendirikan percetakan kecil di Sukabumi, Jawa, yang disebut Java Mission Press. Percetakan itu di bawah pengawasan Munson, dibantu oleh E. K. Hungerford, seorang pria dari Singapura bernama Lee, Immanuel Siregar yang telah menjadi orang Advent pribumi pertama di Indonesia, dan oleh Samuel Rantung. [2]

Referensi

  1. ↑ Tambunan, Emil H 2010, hlm. 101, 102, 115. sfn error: tanpa target: CITEREFTambunan,_Emil_H2010 (bantuan)
  2. ↑ Encyclopedia, hlm. on Indonesia Publishing House. sfn error: tanpa target: CITEREFEncyclopedia (bantuan)


Sumber

  • Tambunan, Emil.H (2010). Bagaikan Arus Cahaya yang Mengelilingi Bumi. Bandung: Indonesia Publishing House.
  • Indonesia Publishing House on Seventh-day Adventist Encyclopedia, Commentary Reference Series. Review and Herald Publishing Association.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan