Senin, 26 Oktober 2026
01:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Penemuan Neptunus

Penemuan Neptunus

Bagikan:
250px-Sternwarte_Berlin_Schinkel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Observatorium Berlin Baru di Jalan Linden, dimana Neptunus ditemukan secara observasional.

Planet Neptunus secara matematika diprediksi sebelum planet tersebut secara langsung diobservasi. Dengan sebuah prediksi buatan Urbain Le Verrier, observasi-observasi teleskoptik mengkonfirmasikan keberadaan sebuah planet utama yang dibuat pada malam 23-24 September 1846,[1] di Observatorium Berlin, oleh astronom Johann Gottfried Galle (dibantu oleh Heinrich Louis d'Arrest), yang bekerja dari kalkulasi Le Verrier. Peristiwa tersebut merupakan sebuah momen konfirmasi sensasional pada abad ke-19 tentang konfirmasi ilmu pengetahuan dan dramatis dari teori gravitasional pakar Newton. Menurut François Arago, Le Verrier telah menemukan sebuah planet "dengan sebuah poin dari penanya".

Penemuan Neptunus disusul dengan penemuan satelit alamnya Triton oleh William Lassell tepat tujuh belas hari kemudian.[2]

Bacaan tambahan

Referensi

  1. ↑ Kollerstrom, N. (2001). "A Neptune Discovery Chronology". The British Case for Co-prediction. University College London. Diarsipkan dari asli tanggal 2005-11-19. Diakses tanggal 2007-08-23.
  2. ↑ Lassell, W. (1846). "Discovery of supposed ring and satellite of Neptune". Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. 7: 157. Bibcode:1846MNRAS...7..157L.

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan