Senin, 12 Oktober 2026
00:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Pendidikan di Arab Saudi

Bagikan:

Pendidikan di Arab Saudi adalah penyelenggaraan pendidikan yang dirintis di Arab Saudi setelah Penyatuan Arab Saudi pada tahun 1932 M.[1] Lembaga-lembaga pendidikan di Arab Saudi didirikan untuk memberikan pendidikan baik bagi warga negara laki-laki maupun perempuan di Arab Saudi.[2] Arab Saudi menyelenggarakan pendidikan modern dengan pengaruh dari Turki.[1]

Jenjang pendidikan di Arab Saudi meliputi jenjang taman kanak-kanak hingga jenjang perguruan tinggi.[3] Seluruh universitas di Arab Saudi diawasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Arab Saudi, kecuali Universitas Islam Madinah.[3] Pembiayaan pendidikan di Arab Saudi sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Arab Saudi sehingga menjadi pendidikan gratis.[2]

Perintisan dan reformasi

Pendidikan merupakan salah satu urusan pemerintahan di Arab Saudi yang mulai dirintis oleh Pemerintah Arab Saudi setelah Penyatuan Arab Saudi pada tahun 1932 M. Pada tahun 1954, Pemerintah Arab Saudi yang dipimpin oleh Raja Abdul Aziz bin Saud mendirikan Kementerian Pendidikan Arab Saudi yang secara khusus menangani urusan pendidikan di Arab Saudi. Pada tahun 1964, reformasi pendidikan skala besar diadakan oleh Raja Faisal bin Abdul Aziz bin Saud melalui pendirian berbagai lembaga pendidikan di Arab Saudi.[2] Reformasi pendidikan di Arab Saudi menjadi pendidikan modern mendapatkan pengaruh terutama dari negara Turki. Pengaruh ini merupakan akibat dari masa kekuasaan Kesultanan Utsmaniyah di wilayah Arab Saudi selama periode tahun 1840 hingga tahun 1916 M.[1]

Lembaga dan jenjang pendidikan

Lembaga-lembaga pendidikan di Arab Saudi didirikan untuk memberikan pendidikan baik bagi warga negara laki-laki maupun perempuan di Arab Saudi.[2] Jenjang pendidikan di Arab Saudi meliputi jenjang taman kanak-kanak sebagai jenjang pendidikan yang terendah hingga jenjang pendidikan perguruan tinggi sebagai jenjang pendidikan yang tertinggi.[2] Di Arab Saudi, jenjang pendidikan tinggi dibedakan menjadi pendidikan tinggi agama dan pendidikan tinggi umum. Selain itu, beberapa perguruan tinggi mengadakan pendidikan tinggi agama sekaligus pendidikan tinggi umum. Lembaga pendidikan tinggi di Arab Saudi dibedakan menjadi universitas, institut untuk perempuan, institut administrasi publik, dan institut keguruan. Seluruh universitas di Arab Saudi berada dalam pengawasan Kementerian Pendidikan Tinggi Arab Saudi, kecuali Universitas Islam Madinah yang dikelola oleh Dewan Menteri Arab Saudi.[3]

Pembiayaan

Pembiayaan pendidikan di Arab Saudi sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Arab Saudi sejak masa pemerintahan Raja Faisal bin Abdul Aziz bin Saud. Penanggungan biaya pendidikan merupakan bagian dari kebijakan pendidikan gratis yang diterapkan di Arab Saudi setelah mengadakan reformasi pendidikan secara massal. Kebijakan pendidikan gratis di Arab Saudi masih berlaku pada masa pemerintahan raja-raja berikutnya.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 Subhan, Arief (2012). Lembaga Pendidikan Islam Indonesia Abad ke-20: Pergumulan antara Modernisasi dan Identitas. Kencana. hlm. 70. ISBN 9786029413045.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 Indria, A., dan Charles (Agustus 2025). Perbandingan Pendidikan Islam. Surabaya: Cipta Media Nusantara. hlm. 198–199. ISBN 978-623-8639-89-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. 1 2 3 Suprayadi, Maryus (2023). Education for All: Studi Kasus Pendidikan Lintas Negara. Indramayu: Penerbit Adab. hlm. 274–275. ISBN 978-623-497-675-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan