Jumat, 16 Oktober 2026
23:33 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Pendaratan di Lae

Pendaratan di Lae

Bagikan:
Landing at Lae
Bagian dari World War II, Pacific War
330px-Landing_at_Red_Beach.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pasukan Australia keluar dari Kapal-kapal Pendaratan Amerika Serikat
Tanggal4–16 September 1943
Lokasi06°44′00″S 147°00′00″E / 6.73333°S 147.00000°E / -6.73333; 147.00000
Hasil Kemenangan Sekutu
Pihak yang terlibat

 Australia

 Amerika Serikat
 Jepang
Pemimpin atau tokoh terkemuka

Australia George Wootten

Amerika Serikat Daniel Barbey

Kekaisaran Jepang Hatazō Adachi

Kekaisaran Jepang Ryoichi Shoge
Pasukan yang terlibat

I Corps

VII Amphibious Force

Angkatan Darat XVIII

Perdaratan di Lae adalah sebuah pendaratan amfibi di timur Lae dan kemudian laju berikutnya ke kota tersebut saat kampanye Salamaua–Lae dari Perang Dunia II. Bagian dari Operasi Postern, yang dilakukan untuk merebut basis Jepang di Lae, pendaratan tersebut dilakukan antara 4 dan 6 September 1943 oleh pasukan Australia dari 9th Division, didukung oleh pasukan angkatan laut AS dari VII Amphibious Force. Operasi amfibi besar pertama yang dilakukan oleh Australian Army sejak kegagalan Kampanye Gallipoli, pasukan Australia menginvestasikan sejumlah upaya signifikan dalam perencanaan operasi tersebut.

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan