Selasa, 13 Oktober 2026
13:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Pena laut

Pena laut

Bagikan:
Pena laut
Rentang waktu: Kambrium–Sekarang
250px-Haeckel_Pennatulida.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
"Pennatulida" dari Ernst Haeckel, Kunstformen der Natur, 1904
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Cnidaria
Ordo: Scleralcyonacea
Superfamili: Pennatuloidea
Ehrenberg, 1834
Famili

lihat teks

Artikel takson sembarang

Pena laut adalah hewan cnidaria kolonial yang masuk kedalam ordo Pennatulacea. Ordo ini, yang umum dikenal sebagai pena laut, adalah hewan benthik pembentuk koloni yang masuk kedalam Octocorallia (yang terdiri dari Anthozoa dan Cnidaria) bersamaan dengan cambuk laut. Hingga saat ini, hanya ada satu studi molekuler yang membahas hubungan filogenetik pada ordo ini, yang lebih berfokus pada spesies-spesies laut dalam. Oleh karena itu, informasi mengenai spesies air dangkal masih kurang.[1] Terdapat 14 famili pada ordo ini, dan 35 genera hidup; diestimasikan bahwa terdapat 450 spesies yang sudah dideskripsikan, dan diantaranya 200 dinyatakan valid.[2] Pena laut memiliki distribusi kosmopolitan, dapat ditemukan pada perairan tropis dan iklim sedang di seluruh dunia, dari zona intertidal sampai kedalaman lebih dar 6100 m. Pen

Meski kelompok ini dinamai karena bentuknya yang disangka mirip pena bulu antik, hanya spesies pena laut yang tergolong ke subordo Subselliflorae yang benar-benar mirip. Mereka yang tergolong ke subordo Sessiliflorae yang lebih besar tidak memiliki struktur bulu dan tumbuh dalam wujud menyebar. Subordo sessiliflorae mencakup apa yang umum dikenal sebagai pansy laut.

Fosil pena laut yang diterima pertama diketahui dari batuan dari periode Kambrium di Batu Burgess (Thaumaptilon). Beberapa fosil yang serupa dari Ediakara dapat menunjukkan kemunculan dari pena laut.[3] Indetitas pasti dari fosil-fosil terawal ini masih belum ditentukan.[4]

Taksonomi[5]

Referensi

  1. ↑ Kushida, Yuka (2019-02-05). "Molecular phylogeny and diversity of sea pens (Cnidaria: Octocorallia: Pennatulacea) with a focus on shallow water species of the northwestern Pacific Ocean".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. ↑ Williams, Gary C. (2011-07-29). "The Global Diversity of Sea Pens (Cnidaria: Octocorallia: Pennatulacea)". PLoS ONE. 6 (7): e22747. Bibcode:2011PLoSO...622747W. doi:10.1371/journal.pone.0022747. PMC 3146507. PMID 21829500.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  3. ↑ Williams, Gary C. "Aspects of the Evolutionary Biology of Pennatulacean Octocorals". Department of Invertebrate Zoology and Geology. California Academy of Sciences. Diakses tanggal 2023-01-27.
  4. ↑ Antcliffe, J.B.; Brasier, M.D. (2008). "Charnia at 50: Developmental Models for Ediacaran Fronds". Palaeontology. 51 (1): 11–26. doi:10.1111/j.1475-4983.2007.00738.x. S2CID 83486435.
  5. ↑ "Pennatulacea". World Register of Marine Species. Diakses tanggal 2018-04-03.
  6. ↑ López-González, Pablo J.; Drewery, Jim (23 Februari 2022). "When distant relatives look too alike: a new family, two new genera and a new species of deep-sea". Invertebrate Systematics. 36 (3): 199–225. doi:10.1071/IS21040. S2CID 248243502.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan