Senin, 26 Oktober 2026
11:48 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung
Pemindahan paksa

Pemindahan paksa

Bagikan:
Orang yang dipindahkan secara paksa
Jumlah populasi
108.4 juta[1] (2022)
Daerah dengan populasi signifikan
Pengungsi34.6 juta
Pengungsi internal57.3 juta
Pencari suaka2.9 juta
250px-20151030_Syrians_and_Iraq_refugees_arrive_at_Skala_Sykamias_Lesvos_Greece_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Para migran Suriah dan Irak datang ke Lesbos, Yunani, pada 2015.

Pemindahan paksa (juga migrasi paksa atau relokasi paksa) adalah sebuah pergerakan tak sukarela atau bersamaan dari seseorang atau orang-orang menjauh dari rumah atau wilayah asal mereka. UNHCR mengartikan "pemindahan paksa" sebagai berikut: dipindahkan "sebagai akibat penindasan, konflik, kekerasan tergeneralisasi atau pelanggaran hak asasi manusia".[2]

Orang yang dipindahkan secara paksa juga disebut sebagai "migran paksa", "orang pindahan", atau, jika terusir di wilayah tempat tinggal, "orang yang dipindahkan secara internal". Meskipun beberapa orang pindahan dianggap sebagai pengungsi, istilah pengungsi secara khusus merujuk kepada orang yang dipindahkan yang menerima perlindungan sah dan diakui oleh negara kediaman mereka dan/atau organisasi internasional.

Referensi

  1. ↑ "Global Trends Report 2022" (PDF). UNHCR global.
  2. ↑ "UNHCR Global Trends –Forced Displacement in 2014". UNHCR. 18 Juni 2013. Diakses tanggal 25 Mei 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan tambahan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Forced migration.
Ikon rintisan

Artikel bertopik kejahatan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan