Senin, 28 September 2026
17:11 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Pembunuhan Malcolm X

Pembunuhan Malcolm X

Pembunuhan Malcolm X
250px-Malcolm_X_on_stretcher.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Malcolm X dilarikan dari Audubon Ballroom setelah penembakan
LokasiManhattan, New York City, AS
Tanggal21 Februari 1965;61 tahun lalu (1965-02-21)
3:15 p.m. (EST)
SasaranMalcolm X
Jenis serangan
Pembunuhan, penembakan
SenjataSawed-off shotgun
2 pistol semiotomatis
KorbanMalcolm X
PelakuThomas Hagan
VonisSemua bersalah (hukuman Aziz dan Islam dicabut pada 2021)
DakwaanPembunuhan tingkat kedua Pembunuhan Malcolm X
HukumanPenjara seumur hidup dengan kemungkinan pembebasan bersyarat setelah 20 tahun[1]
Terdakwa

Malcolm X, seorang tokoh Muslim Afrika Amerika dan aktivis HAM yang menjadi sosok penting pada masa gerakan hak sipil, ditembak beberapa kali dan tewas akibat luka yang dideritanya di Manhattan, New York City pada tanggal 21 Februari 1965 pada usia 39 tahun, saat ia hendak berpidato di hadapan Organisasi Persatuan Afro-Amerika di Audubon Ballroom di kawasan Washington Heights. Tiga anggota Nation of Islam—Muhammad Abdul Aziz, Khalil Islam, dan Thomas Hagan—ditangkap, diadili, dan didakwa atas pembunuhan tersebut. Ketiganya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, tetapi Aziz dan Islam dibebaskan pada bulan November 2021.

Spekulasi atas pembunuhan tersebut dan kecurigaan bahwa pembunuhan didalangi atau dibantu oleh anggota Nation lainnya, atau oleh lembaga penegak hukum, telah muncul selama bertahun-tahun setelah penembakan. Pembunuhan ini adalah satu dari empat pembunuhan besar di Amerika Serikat pada tahun 1960-an, terjadi dua tahun setelah pembunuhan John F. Kennedy pada 1963, dan tiga tahun sebelum pembunuhan Martin Luther King Jr. dan Robert F. Kennedy pada 1968.[2]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ "State, city of New York to pay $36 million to men exonerated in Malcolm X's murder". NBC News. Oktober 31, 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Shahid M. Shahidullah, Crime Policy in America: Laws, Institutions, and Programs (2015), p. 94.
Keluarga
120px-Malcolm_X_NYWTS_2a.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Orgaisasi
Tempat
Media
Yang ditulis
Tentang Malcolm
Lihat pula
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan