Selasa, 13 Oktober 2026
09:39 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Pemberontakan Besar Suriah

Pemberontakan Besar Suriah

Pemberontakan melawan kekuasaan Perancis di Suriah dan Lebanon

Bagikan:
Pemberontakan Besar Suriah
330px-Sultan_al-Atrash.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Shaykh Hilal al-Atrash, perayaan pemberontak di Hauran, 14 Agustus 1925
TanggalJuli 1925 – Juni 1927
Lokasi
Hasil Kemenangan Prancis
Pihak yang terlibat

Prancis Prancis

Kerajaan Arab Suriah
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Prancis Maurice Sarrail
Prancis Roger Michaud
Prancis Maurice Gamelin
Prancis Henry de Jouvenel
Prancis Charles Andréa
Sultan Pasha al-Atrash
Fawzi al-Qawuqji
Hasan al-Kharrat
Izz al-Din al-Halabi

Pemberontakan Besar Suriah (bahasa Arab:الثورة السورية الكبرى) atau Pemberontakan Besar Druze (1925–1927) adalah pemberontakan yang berlangsung di Suriah dan Lebanon dan bertujuan untuk mengusir Prancis yang telah menguasai wilayah tersebut semenjak berakhirnya Perang Dunia I.[1] Pemberontakan ini tidak dikoordinasikan dari pusat; tetapi, pemberontakan ini dilancarkan oleh beberapa faksi - seperti Sunni, Druze, dan Kristen - yang memiliki tujuan yang sama yaitu mengusir Prancis. Pemberontakan ini pada akhirnya dapat dipadamkan oleh Prancis.

Catatan kaki

  1. ↑ Miller, 1977, hal. 547.

Bibliografi


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan