Senin, 26 Oktober 2026
11:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung

Pemberontakan Khmelnytsky

Bagikan:
Pemberontakan Khmelnytsky
Bagian dari Air bah
Tanggal1648–1657
Lokasi
Hasil Kemunculan Hetmanat Cossack, kemunduran Persemakmuran Polandia-Lituania, meluasnya wilayah Rusia
Perubahan
wilayah
Polandia tidak lagi berpengaruh terhadap Cossack
Pihak yang terlibat
40px-Flag_of_the_Cossack_Hetmanate.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Cossack Zaporozhia
20px-Crimean_Tatar_tamga_icon_%28blue_and_gold%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Tatar Krimea (1649–1654, 1656–1657)
20px-Herb_Rzeczypospolitej_Obojga_Narodow.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Persemakmuran Polandia-Lituania
20px-Crimean_Tatar_tamga_icon_%28blue_and_gold%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Tatar Krimea (1654–1656)
Pemimpin atau tokoh terkemuka
40px-Flag_of_the_Cossack_Hetmanate.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Bohdan Khmelnytsky
40px-Flag_of_the_Cossack_Hetmanate.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Ivan Bohun
40px-Flag_of_the_Cossack_Hetmanate.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Maxym Kryvonis
20px-Crimean_Tatar_tamga_icon_%28blue_and_gold%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail İslâm III Giray
20px-Crimean_Tatar_tamga_icon_%28blue_and_gold%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Toğay bey  †
20px-Herb_Rzeczypospolitej_Obojga_Narodow.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Jan II Kazimierz
Mikołaj Potocki
Jeremi Wiśniowiecki
Stefan Czarniecki
Marcin Kalinowski  †
Stanisław Lanckoroński

Pemberontakan Khmelnytsky (bahasa Polandia:Powstanie Chmielnickiego; bahasa Ukraina:повстання Богдана Хмельницького; bahasa Rusia:восстание Богдана Хмельницкого; juga dikenal dengan nama Perang Cossack-Polandia[1] atau pemberontakan Chmielnicki) adalah pemberontakan Cossack yang meletus di Persemakmuran Polandia-Lituania pada tahun 1648–1657, yang mengakibatkan pendirian Hetmanat Cossack di wilayah Ukraina. Di bawah kepemimpinan Hetman Bohdan Khmelnytsky, Cossack Zaporozhian yang bersekutu dengan Tatar Krimea dan petani lokal. Selama pemberontakan ini, pasukan Cossack membunuh banyak penduduk sipil, terutama pastor Katolik dan orang-orang Yahudi.[2]

Pemberontakan ini mengakhiri dominasi kelompok bangsawan Katolik Polandia Szlachta terhadap populasi Ortodoks di Ukraina. Pada saat yang sama, wilayah Ukraina timur jatuh ke tangan Ketsaran Rusia, karena Cossack bersumpah setia kepada Tsar dan sebagai gantinya tetap mempertahankan otonominya (seperti yang diatur oleh Perjanjian Pereyaslav tahun 1654). Namun, peristiwa ini juga memicu periode kekacauan di Hetmanat yang disebut "Kehancuran" (bahasa Ukraina: Ruina). Di sisi lain, keberhasilan pemberontakan ini dan serangan dari Rusia dan Swedia mengakhiri Zaman Keemasan Polandia dan mengakibatkan kehancuran besar-besaran. Periode ini dikenal dengan nama "Air Bah" (bahasa Polandia: Potop) dalam sejarah Polandia. Sementara itu, dalam sejarah Yahudi, pemberontakan ini dikenang akibat terjadinya kejahatan perang terhadap orang Yahudi yang dianggap sebagai penindas ekonomi oleh para petani.[3][2]

Catatan kaki

Bacaan lanjut

  • Sysyn, Frank E. (1987), "A curse on both their houses: Catholic attitudes toward the Jews and Eastern Orthodox during the Khmel'nyts'kyi Uprising in Father Pawel Ruszel "Fawor niebieski"", Israel and the Nations, hlm. xi–xxiv
  • Rosman, Moshe (Murray) J. (2003), "Dubno in the wake of Khmel'nyts'kyi", Jewish History, 17 (2): 239–255, doi:10.1023/a:1022352222729
  • Yakovenko, Natalia (2003), "The events of 1648–1649: contemporary reports and the problem of verification", Jewish History, 17 (2): 165–178
  • Kohut, Zenon E. (2003), "The Khmelnytsky Uprising, the image of Jews, and the shaping of Ukrainian historical memory", Jewish History, 17 (2): 141–163
  • Sysyn, Frank E. (2003), "The Khmel'nyts'kyi Uprising: a characterization of the Ukrainian revolt", Jewish History, 17 (2): 115–139
  • Plokhi, Serhii (2001), The Cossacks and Religion in Early Modern Ukraine, Oxford: Oxford University Press
  • Magocsi, Paul Robert (1996), A History of Ukraine, University of Washington Press, ISBN 0-295-97580-6
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan