Senin, 12 Oktober 2026
01:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Pembantaian September

Bagikan:

Pembantaian September adalah serangkaian pembunuhan tahanan di Paris yang terjadi dari 2–6 September 1792 pada masa Revolusi Prancis. Peristiwa tersebut berlangsung dari Minggu siang sampai Kamis sore. Charlotte Corday menganggap bahwa Jean-Paul Marat bertanggung jawab atas peristiwa tersebut, seperti yang dijelaskan oleh Stanley Loomis. Namun bagi Madame Roland, dalangnya adalah Georges Danton.[1][2] Danton juga dituduh oleh sejarawan Prancis Adolphe Thiers, Alphonse de Lamartine, Jules Michelet, Louis Blanc dan Edgar Quinet. Danton tampak tak melakukan apapun untuk menghentikannya.[3]

Catatan dan kutipan

  1. ↑ Hauck, Carolin; Mommertz, Monika; Schlüter, Andreas; Seedorf, Thomas (9 Oktober 2018). Tracing the Heroic Through Gender. Ergon Verlag. ISBN 9783956504037.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Lawday, David (6 Juli 2010). The Giant of the French Revolution: Danton, A Life. Open Road + Grove/Atlantic. ISBN 9780802197023.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Georges Danton - Danton's Committee of Public Safety". Encyclopedia Britannica.

Daftar pustaka

Bacaan tambahan

Saksi mata

Catatan fiksi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan