Senin, 28 September 2026
18:45 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto

Pembelot Uni Soviet

Pembangkang Soviet adalah orang yang tidak sepakat dengan hal-hal tertentu dalam tubuh ideologi Soviet dan yang memutuskan untuk melawannya.[1] Istilah pembangkang digunakan di Uni Soviet pada masa setelah Joseph Stalin meninggal sampai jatuhnya komunisme.[2] Istilah tersebut digunakan untuk merujuk kepada sekelompok kecil intelektual terpinggirkan yang menentang rezim Soviet mendapatkan perlindungan dan pelayanan dari kalangan tertentu.[3] Sesuai dengan etimologi istilah tersebut, pembangkang dianggap "menduduki" rezim.[4] Karena penentang mulai mengidentifikasikan diri mereka sebagai pembangkang, istilah tersebut merujuk kepada orang yang tidak suka dengan keadaan suatu masyarakat.[5][6][7]

Material audiovisual

Referensi

  1. ↑ Carlisle, Rodney; Golson, Geoffrey (2008). The Reagan era from the Iran сrisis to Kosovo. ABC-CLIO. hlm. 88. ISBN 1851098852.
  2. ↑ Chronicle of Current Events (samizdat) Diarsipkan 2011-03-16 di Wayback Machine. (Rusia)
  3. ↑ Smith, Stephen (2014). The Oxford handbook of the history of communism. OUP Oxford. hlm. 379. ISBN 0199602050.
  4. ↑ Taras, Raymond, ed. (2015) [1992]. The road to disillusion: from critical marxism to post-communism in Eastern Europe (Edisi 2). Routledge. hlm. 62. ISBN 1317454790.
  5. ↑ Universal Declaration of Human Rights General Assembly resolution 217 A (III), United Nations, 10 December 1948
  6. ↑ Proclamation of Tehran, Final Act of the International Conference on Human Rights, Teheran, 22 April to 13 May 1968, U.N. Doc. A/CONF. 32/41 at 3 (1968), United Nations, May 1968
  7. ↑ "CONFERENCE ON SECURITY AND CO-OPERATION IN EUROPE FINAL ACT. Helsinki, 1 aug. 1975". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-05-31. Diakses tanggal 2017-03-30.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan