Senin, 12 Oktober 2026
21:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Pellia

Pellia

Bagikan:
Genus lumut hati dalam famili PelliaceaeTemplat:SHORTDESC:Genus lumut hati dalam famili Pelliaceae
Pellia
250px-Pellia_epiphylla5_ies.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pellia epiphylla
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Divisi: Marchantiophyta
Kelas: Jungermanniopsida
Ordo: Pelliales
Famili: Pelliaceae
Genus: Pellia
Raddi, 1818 nom. cons.[1]
Spesies

Lihat teks

Sinonim
  • Hypophyllum Post & Kuntze 1903 non Paulet 1808
  • Merkia Borkhausen 1792
  • Papa Gray 1821
  • Scopulina Dumortier 1822
  • Diplomitrion Corda 1829
  • Blytia Endlicher 1840 non Blyttia Arnott 1838]
Artikel takson sembarang

Pellia adalah genus lumut hati yang kecil namun tersebar luas di wilayah sejuk dan beriklim sedang di belahan bumi utara. Genus ini diklasifikasikan dalam ordo Pelliales dan merupakan anggota famili Pelliaceae di dalam ordo tersebut.

Süsswassertang, tanaman yang tumbuh terendam di akuarium, pernah dianggap sebagai Pellia endiviifolia, tetapi kini diketahui sebagai gametofit yang tidak menentu dari spesies Lomariopsis, sejenis paku-pakuan. Lumut hati Pellia juga sering tertukar dengan Monosolenium tenerum, jenis lumut hati lainnya.

Spesies

Taksonomi didasarkan pada karya Söderström et al. 2016[2]

Referensi

  1. ↑ "Part 2- Plantae (starting with Chlorophycota)". Collection of genus-group names in a systematic arrangement. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Oktober 2016. Diakses tanggal 30 Juni 2016.
  2. ↑ Söderström; et al. (2016). "World checklist of hornworts and liverworts". PhytoKeys (59): 1–826. doi:10.3897/phytokeys.59.6261. PMC 4758082. PMID 26929706.


Ikon rintisan

Artikel bertopik bryophyta ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan