Rabu, 04 November 2026
08:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Pelestarian diri

Bagikan:

Pelestarian diri adalah suatu perilaku atau rangkaian perilaku yang memastikan kelangsungan hidup suatu organisme.[1] Perilaku ini diyakini bersifat universal di antara semua organisme hidup.

Pelestarian diri pada dasarnya adalah proses suatu organisme mencegah dirinya dari bahaya atau kematian dan dianggap sebagai naluri dasar pada sebagian besar organisme.[2] Kebanyakan orang menyebutnya sebagai "naluri bertahan hidup". Pelestarian diri diyakini berkaitan dengan kebugaran reproduksi suatu organisme dan kadarnya dapat bervariasi bergantung pada potensi reproduksi yang dirasakan.[3] Jika potensi reproduksi yang dirasakan cukup rendah, perilaku merusak diri sendiri (yakni kebalikannya) bukanlah hal yang asing dalam spesies sosial.[4] Pelestarian diri juga diyakini oleh sebagian pihak sebagai dasar dari pemikiran dan perilaku yang rasional serta logis.[5]

Kebalikan dari pelestarian diri adalah perilaku merusak diri.

Referensi

  1. ↑ "Self-preservation - definition of self-preservation by The Free Dictionary". TheFreeDictionary.com.
  2. ↑ "Definition of SELF-PRESERVATION". www.merriam-webster.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-12-01.
  3. ↑ Brown, R. Michael; Dahlen, Eric; Mills, Cliff; Rick, Jennifer; Biblarz, Arturo (1999-03-01). "Evaluation of an Evolutionary Model of Self-Preservation and Self-Destruction". Suicide and Life-Threatening Behavior (dalam bahasa Inggris). 29 (1): 58–71. doi:10.1111/j.1943-278X.1999.tb00763.x. ISSN 1943-278X. PMID 10322621. S2CID 28200019.
  4. ↑ de Catanzaro, Denys (1991-01-01). "Evolutionary limits to self- preservation". Ethology and Sociobiology. 12 (1): 13–28. doi:10.1016/0162-3095(91)90010-N.
  5. ↑ Karni, Edi; Schmeidler, David (1986-03-01). "Self-preservation as a foundation of rational behavior under risk". Journal of Economic Behavior & Organization. 7 (1): 71–81. CiteSeerX 10.1.1.598.6500. doi:10.1016/0167-2681(86)90022-3.{{cite journal}}: Kutipan menggunakan parameter usang |citeseerx=
Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik filsafat ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan