Senin, 12 Oktober 2026
02:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka
Pelatuk raja

Pelatuk raja

Bagikan:
Pelatuk raja
250px-Kaiserspecht_fg02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pelatuk Raja Museum Wiesbaden

Kritis, kemungkinan punah
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
C. imperialis
Nama binomial
Campephilus imperialis
Artikel takson sembarang

Pelatuk raja (Campephilus imperialis) adalah salah satu spesies Burung pelatuk famili Picidae. Dalam kaitan kekerabatannya yang dekat dengan Pelatuk paruh-gading, burung itu kadang-kadang juga disebut "Paruh Gading Meksiko" tetapi nama ini juga digunakan untuk menyebut Pelatuk paruh-pucat. Jika binatang ini tidak punah, binatang ini merupakan spesies burung pelatuk terbesar di dunia. Yang besarnya sekitar (60 cm/23 inci) dan burung yang menarik perhatian ini telah lama diketahui penduduk Meksiko asli dan disebut cuauhtotomomi di Nahuatl, uagam oleh Tepehuán, dan cumecócari oleh Tarahumara.

Burung jantan memiliki sebagian jambul berwarna merah, dan sebagian hitam, selain bagian paling utama, yang berujung putih, tambahan putih, dan pundak berwarna belang putih, tidak serupa dengan Pelatuk Paruh Gading karena tidak merata di seluruh lehernya. Burung betina tidak banyak berbeda, tetapi jambul seluruhnya berwarna hitam. Binatang ini pernah tersebar secara luas dan, sampai awal tahun 1950-an, jarang dijumpai di seluruh Sierra Madre Barat, Meksiko, dari barat Sonora dan Chihuahua menuju ke selatan sampai Jalisco dan Michoacan.

Lihat pula

Pelatuk Paruh Gading

Referensi

  • BirdLife International (2004). Campephilus imperialis. 2006 IUCN Red List of Threatened Species. IUCN 2006. Diakses 09 May 2006. Database entry includes a range map and justification for why this species is possibly extinct
  • Casillas-Orona, Federico Moctezuma (2005): The Imperial Woodpecker, Campephilus imperialis (Gould, 1832). Short paper published online; June, 2005. PDF fulltext Diarsipkan 2009-10-25 di WebCite
  • Lammertink, M.; Rojas-Tomé, J.A.; Casillas-Orona, F.M. & Otto, R.L. (1996): Status and conservation of old-growth forests and endemic birds in the pine-oak zone of the Sierra Madre Occidental, Mexico. Verslagen en Technische Gegevens Instituut voor Systematiek en Populatiebiologie (Zoologisch Museum) 69: 1-89. HTML fulltext
  • Mendenhall, Matt (2005): Old Friend Missing. Birder's World 2005(6): 35-39. HTML fulltext Diarsipkan 2007-09-28 di Wayback Machine
  • Tanner, James T. (1964): The Decline and Present Status of the Imperial Woodpecker of Mexico. Auk 81(1): 74-81. PDF fulltext Diarsipkan 2011-06-08 di Wayback Machine

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan