Sabtu, 24 Oktober 2026
21:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Pelabuhan Manila

Pelabuhan Manila

Bagikan:
Pelabuhan Manila
Port of Manila
Pantalan ng Maynila
330px-Manila_South_Harbor_view_from_MH_sunset_%28Port_Area%2C_Manila%3B_07-20-2024%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Panorama Pelabuhan Selatan Manila
osm-intl,10,14.596666666667,120.95444444444,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Pelabuhan_Manila&revid=28512129&groups=_4d1fdb2774529928ae95def299918ff1b0415909&parser=parsoid
Peta interaktif Pelabuhan Manila
Port of Manila
Pantalan ng Maynila
Lokasi
NegaraFilipina
LokasiPort Area dan Tondo, Manila
Koordinat14°35′48″N 120°57′16″E / 14.59667°N 120.95444°E / 14.59667; 120.95444
UN/LOCODEPHMNL[1]
Detail
Mulai beroperasi12th century
OperatorOtoritas Pelabuhan Manila
Dimiliki olehPemerintah Manila
JenisAlami/Buatan
Luas lahan137,5 hektare (340 ekar)
Jumlah Punggahan22
Jumlah dermaga12
Statistik
Kedatangan kapal20.828(2012)[2]
Tonase kargo per tahun75.058.855(2012)[2]
Volume peti kemas per tahun4.523.339 SSDPK(2016)[3]
Arus penumpang72.438.609(2017)[2]
Situs web
www.ppa.com.ph

Pelabuhan Manila (Inggris: Port of Manila; Filipino: Pantalan ng Maynila) merupakan sebutan untuk sekumpulan pelabuhan-pelabuhan yang beroperasi di Metro Manila, yang terdiri dari Pelabuhan Utara Manila, Pelabuhan Selatan Manila, dan Terminal Kontainer Internasional Manila. Pelabuhan ini berlokasi di distrik Port Area dan Tondo di Kota Manila, yang menghadap ke Teluk Manila, dan merupakan gerbang pelayaran internasional terbesar dan terutama di Filipina. Otoritas Pelabuhan Filipina, sebuah badan usaha milik negara, merupakan badan yang mengelola Pelabuhan Manila (juga sebagian besar pelabuhan di negara ini).

Sejarah

250px-Philippine_Island_-_Manila_-_NARA_-_68156508.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pandangan udara pada dermaga #1, #3, #5, dan #7 di Pelabuhan Manila, 1931

Perdagangan di Teluk Manila telah lama dilakukan setidaknya pada abad kesembilan hingga abad kedua belas, ketika Manila menjadi pusat perdagangan bagi negara-negara tetangga seperti Tiongkok dan Jepang yang ingin berdagang dengan pedagang India yang datang dari arah yang saat ini merupakan negara Malaysia dan Indonesia.[4] Selama masa penjajahan Spanyol, status Manila meningkat menjadi pusat perdagangan internasional yang melayani perdagangan dari negara Asia Timur, Spanyol Baru, Timur Tengah, hingga Spanyol dari abad ke-16 hingga abad ke-19, ketika pelabuhan di seluruh Filipina terbuka untuk semua jenis perdagangan. Manila juga menjadi pusat pelayaran galiung yang menghubungkan Filipina dengan Spanyol melalui Meksiko. Dari masa penjajahan Spanyol, masa penjajahan Amerika Serikat, hingga kemerdekaan Filipina, Pelabuhan Manila tetap menjadi pelabuhan utama kepulauan tersebut, baik untuk perdagangan regional maupun internasional.

Pelabuhan Manila merupakan bagian dari Jalur Sutra Maritim yang menghubungkan pesisir Tiongkok menuju Singapura. Secara keseluruhan, jalur maritim ini membantu pelayaran dari Tiongkok, India, Mombasa, hingga ke negara-negara di Laut Tengah melalui Terusan Suez.[5][6]

Lokasi

Jalur masuk menuju Teluk Manila memiliki lebar seluas 19 kilometer, yang kemudian meluas hingga 48 kilometer. Mariveles, di provinsi Bataan, merupakan tempat berlabuh bagi kapal yang hendak memasuki pelabuhan utara, dan Sangley Point, yang merupakan bekas lokasi Pangkalan Angkatan Laut Cavite. Di kedua sisi teluk terdapat puncak-puncak gunung berapi yang ditumbuhi dedaunan tropis. Sekitar 40 kilometer di utara adalah Semenanjung Bataan dan di selatan adalah provinsi Cavite.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "UNLOCODE (PH) – PHILIPPINES". service.unece.org. Diakses tanggal April 26, 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 "Port Statistics". Diarsipkan dari asli tanggal Agustus 9, 2014. Diakses tanggal Desember 13, 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "The CIA World Factbook – Philippines". Central Intelligence Agency. Diakses tanggal September 20, 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Philippines, The. The Columbia Encyclopedia, Sixth Edition. 2001–07 Diarsipkan Juli 28, 2008, di Wayback Machine
  5. ↑ China Bypasses Philippines in Its Proposed ‘Maritime Silk Road’
  6. ↑ Belt and Road benefits the Philippines

Bacaan lanjutan

Pranala luar

20px-Flag-map-of-philippines.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Filipina ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik pelabuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan