Jumat, 30 Oktober 2026
05:17 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pedro Santana

Pedro Santana

politikus, Republik Dominika

Bagikan:
Pedro Santana
250px-Santana.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
20px-Coat_of_arms_of_the_Dominican_Republic.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Presiden Republik Dominika
Masa jabatan
14 November 1844 –4 Agustus 1848
PendahuluTomás Bobadilla
PenggantiDewan Sekretaris Negara
Masa jabatan
30 Mei 1849 –23 September 1849
PendahuluManuel Jimenes
PenggantiBuenaventura Báez
Masa jabatan
15 Februari 1853 –26 Mei 1856
PendahuluBuenaventura Báez
PenggantiManuel de Regla Mota
Masa jabatan
31 Agustus 1858 –18 Maret 1861
PendahuluJosé Desiderio Valverde
PenggantiBergabung dengan Spanyol
Gubernur Jenderal Santo Domingo
Masa jabatan
18 Maret 1861 –20 Juli 1862
PendahuluDirinya sendiri sebagai presiden
PenggantiFelipe Ribero
Informasi pribadi
Lahir(1801-06-29)29 Juni 1801
Meninggal14 Juni 1864(1864-06-14) (umur 62)
Suami/istriMicaela Antonia del Rivero
Ana Zorrilla

Pedro Santana y Familias, Marquesado de Las Carreras (29 Juni 1801 –14 Juni 1864), lebih dikenal dengan julukan Pedro Santana, adalah seorang panglima militer dan politikus Republik Dominika yang pernah menjabat sebagai presiden junta yang membentuk Republik Pertama (Republik Dominika), dan juga sebagai Presiden Republik Dominika yang pertama.

Santana mendukung pemberontakan Dominika melawan kekuasaan Haiti dan berperan sebagai jenderal selama Perang Kemerdekaan Dominika (1844-1856). Namun, ia adalah seorang royalis yang mendukung Monarki Spanyol. Tidak seperti lawan-lawan politiknya yang ingin mendirikan sebuah negara merdeka, Santana hendak menyatukan kembali Hispaniola dengan Imperium Spanyol. Maka ia menjadi sosok yang berperan dalam membentuk Capitanía General de Santo Domingo yang tunduk kepada Spanyol dan ia kemudian berkuasa sebagai gubernur jenderal. Ia mengasingkan dan memenjarakan sejumlah tokoh separatis dan nasionalis yang sebelumnya pernah menjadi rekannya pada masa perang kemerdekaan. Namun, akibat tekanan dari kelompok oposisi yang tengah merencanakan kudeta, ia terpaksa mengundurkan diri dari jabatannya. Ia wafat pada saat meletusnya Perang Restorasi Dominika yang kembali mengantarkan Dominika pada kemerdekaannya.

Latar belakang

Pedro Santana dilahirkan di kota Hincha (kini Hinche di Haiti) pada 29 Juni 1801. Ayahnya adalah Pedro Santana Sr., seorang Dominika yang nenek moyangnya berasal dari Kepulauan Kanari, sementara ibunya adalah Petronila Familias, seorang Meksiko berdarah mestizo. Kedua orang tuanya adalah tuan tanah di wilayah perbatasan antara koloni Spanyol di Santo Domingo dengan koloni Prancis di Saint-Domingue.[1][2]

Referensi

  1. ↑ Lugo Lovatón, Ramón (1953). "El Carácter de Pedro Santana" [Pedro Santana’s Personality] (PDF). Boletín del Archivo General de la Nación (dalam bahasa Spanish). 78 (2). Santo Domingo: Archivo General de la Nación. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 4 Maret 2016. Diakses tanggal 13 November 2015.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Militar y político dominicano".

Pranala luar

1844–1865
120px-Coat_of_arms_of_the_Dominican_Republic.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi 1863–1865
1865–1924
Setelah 1924


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan