Kamis, 01 Oktober 2026
18:55 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Pedalai

Pedalai

spesies tumbuhan bergenus Artocarpus

Bagikan:
Peluntan
250px-Starr-120606-6962-Artocarpus_sericicarpus-leaves-Kahanu_Gardens_Hana-Maui_%2825051304561%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daun Peluntan
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Klad:Tracheophyta
Klad:Angiospermae
Klad:Eudikotil
Klad:Rosid
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
A. sericicarpus
Nama binomial
Artocarpus sericicarpus
Jarrett
Artikel takson sembarang

Pedalai[1] (Artocarpus sericicarpus) atau Peluntan[2][3] dan Terap bulu[1] adalah sejenis tumbuhan pohon hijau permanen tropis dari keluarga pohon ara (Moraceae).[4][5] Tumbuhan ini merupakan sepupu dari nangka dan sukun. Peluntan juga dikenal dengan beberapa nama lain, seperti Gumihan (Luzon), dan Tugup (Mindanao).[6][7] Pohon peluntan merupakan tumbuhan endemik di wilayah Kalimantan, Kepulauan Filipina, Sulawesi, dan Maluku, serta sebagian pesisir utara Jawa Tengah[8] dan umumnya ditemukan di daerah hutan tropis lembap dengan iklim muson sedang di ketinggian 500-1.000 meter. Pohon peluntan juga kadang ditemukan di daerah lereng curam dan liat di pedalaman.[9] Tumbuhan ini ditemukan antara tahun 1959 atau 1961.[5][10]

Pohon peluntan dapat tumbuh sampai 40 meter (120 kaki). Sama seperti buah terap (Artocarpus odoratissimus), daging buah peluntan dapat dimakan dan sangat lezat namun peluntan tidak memiliki bau yang kuat seperti terap. Bijinya juga dapat dimakan dengan cara direbus dan dipanggang, lalu dimakan seperti kacang. Daun penumpunya berbentuk seperti ujung galah serta berukuran 6–12 cm. Daun-daunnya berwarna hijau gelap, berbentuk lonjong atau bulat telur, dengan panjang 20–70 cm serta lebar 10–50 cm. Pepagannya berwarna antara abu-abu atau cokelat dan bisa dimanfaatkan untuk dibuat menjadi kerajinan kayu.[9]

Buah peluntan memiliki bulu dan tampak seperti sebuah rambutan raksasa. Saat buahnya sudah matang (berbentuk bola dengan diameter ±15 cm), kulitnya akan berwarna jingga, dengan ditutupi bulu. Dagingnya berwarna putih (terkadang juga kekuningan) dan terasa sangat manis. Dalam beberapa tradisi di Indonesia, Peluntan lebih dikenal Pelutan atau Cempedak Hutan.

Rujukan

  1. 1 2 Teknologi penanganan pascapanen buah untuk pasar (PDF). Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian. 2009. ISBN 978-979-1116-19-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ Titin, Titin; Daningsih, Entin; Niagara, Niagara (2018-06-19). "SIFAT FISIK DAN KANDUNGAN GIZI BUAH PELUNTAN, SENARE, DAN ARA' DI KALIMANTAN BARAT". Edukasi: Jurnal Pendidikan (dalam bahasa American English). 16 (1): 68–81. doi:10.31571/edukasi.v16i1.837. ISSN 2407-1803. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-07-24. Diakses tanggal 2019-07-24.
  3. ↑ Sumarni, Sri (2016-09-04). "PENGARUH PEMBERIAN ATONIK TERHADAP PERTUMBUHAN STEK AKAR PELUNTAN (Artocarpus sericicarpus) DI PERSEMAIAN". Publikasi Informasi Pertanian. 1 (22). ISSN 1907-0403.
  4. ↑ Janick, Jules; Paull, Robert E. The Encyclopedia of Fruit and Nuts. CABI. hlm. 482. ISBN 0851996388. Diakses tanggal September 14, 2015.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 Verheji, E. W. H., Coronel, Robert E., Edible fruits and nuts, page 80, 1991, Pudoc Press, ISBN9022009866
  6. ↑ vegeadmin. "pedalai – Malaysia Vegetarian Food" (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2019-07-24. Diakses tanggal 2019-07-24.
  7. ↑ "Gumihan". NTFP. 2016-02-26. Diakses tanggal 2019-07-24.
  8. ↑ The Malayan Forester, page 262, 1969
  9. 1 2 Lim, T. K. (2012). Edible Medicinal And Non Medicinal Plants: Volume 3, Fruits. Springer Publishing. hlm. 351. ISBN 9400725337. Diakses tanggal September 14, 2015.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Hanelt, Peter (2001). Mansfeld's Encyclopedia of Agricultural and Horticultural Crops: (Except Ornamentals). Springer Publishing. hlm. 361. ISBN 3540410171. Diakses tanggal September 14, 2015.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan