Rabu, 28 Oktober 2026
12:37 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Pecel Rawon

Bagikan:

Pecel Rawon adalah hidangan khas Banyuwangi yang menggabungkan dua kuliner menjadi satu, yaitu pecel dan rawon. Pecel rawon telah tercatat sebagai Pengetahuan Tradisional (PT) asli Bumi Blambangan.

Pecel adalah sayuran rebus seperti bayam atau kangkung, kacang panjang, tauge, kemangi, potongan mentimun yang disiram bumbu kacang. Rawon adalah sup daging sapi dengan kuah hitam yang khas, dibuat dengan bumbu kluwek.

Rasa pecel yang khas dari bumbu kacangnya yang gurih dan sedikit pedas disatukan dengan rawon yang pekat menjadi unik.[1]

Sejarah Pecel Rawon

Pecel rawon telah dikenal di Banyuwangi sejak sekitar 1970. Hidangan ini muncul dari kawasan Banyuwangi Kota.[1]

Selain di Banyuwangi, hidangan ini juga cukup terkenal di Jember.

250px-Nasi_pecel_dendeng_kuah_rawon_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pecel Rawon Jember

Penyajian

Penyajian pecel rawon cukup sederhana. Nasi putih yang diletakkan di tengah piring kemudian ditambahkan sayuran pecel di atas atau sampingnya, yang lalu diguyur dengan sambal kacang khas pecel.

Di atas nasi, diguyurkan kuah rawon hingga menggenangi piring, dengan daging rawon diposisikan di atas nasi. Taburan bawang goreng dan kerupuk atau rempeyek biasanya melengkapi sajian ini.

Tambahan lauk yang biasanya disajikan bersama pecel rawon adalah tempe, tahu, atau telur goreng.[2]

Daftar Referensi

  1. 1 2 "Pecel Rawon, Jejak Akulturasi Budaya dan Perjalanan Kuliner Legendaris Bumi Blambangan". TIMES Indonesia. 2023-08-26. Diakses tanggal 2026-10-27.
  2. ↑ "pecel rawon banyuwangi » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2026-10-27.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan