Selasa, 29 September 2026
15:45 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Paul Matschie

Paul Matschie

Bagikan:
250px-Paul_Matschie_%28BerlLeben_1901-09%29.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Paul Matschie

Paul Matschie (11 Augustus 1861, Brandenburg an der Havel – 7 Maret 1926, Friedenau) adalah seorang zoolog Jerman.

Ia mempelajari matematika dan ilmu alam di Universitas Halle dan Berlin, kemudian bekerja sebagai sukarelawan di Museum Zoologi Berlin di bawah pengawasan Jean Cabanis (1816–1906). Pada 1892, ia ditugaskan untuk mengelola departemen mamalia di museum tersebut, belakangan menjadi kurator (1895), dan pada 1902, mendapat gelar profesor. Pada 1924, ia menjadi direktur kedua dari museum itu.

Antara tahun 1891–1893, ia mendeskripsikan 11 spesies reptil baru.[1] Sebuah spesies tokek, Hemidactylus matschiei (Tornier, 1901), dinamai untuk menghormatinya.[2] Matschie mengelola Kongres Zoologi Internasional kelima di Berlin, dan selama beberapa tahun menjadi penyuting dari jurnal Natur und Haus.[3]

Kanguru pohon matschie (Dendrolagus matschiei) dan galago matschie (Galago matschiei) adalah dua spesies mamalia yang menyandang namanya.

Referensi

  1. ↑ "Matschie". The Reptile Database. www.reptile-database.org.
  2. ↑ Beolens, Bo; Watkins, Michael; Grayson, Michael (2011). The Eponym Dictionary of Reptiles. Baltimore: Johns Hopkins University Press. xiii + 296 pp. ISBN978-1-4214-0135-5. ("Matschie", p. 171).
  3. ↑ Andreas W. Daum, Wissenschaftspopularisierung im 19. Jahrhundert: Bürgerliche Kultur, naturwissenschaftliche Bildung und die deutsche Öffentlichkeit, 1848–1914. Munich: Oldenbourg, 1998, pp. 367, 385, 408, 435, 501.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan